HomePemerintahan

Usia sudah 71 Tahun, Manajemen keluhkan Pemeliharaan Bangunan RSUD Sumbawa

Usia sudah 71 Tahun, Manajemen keluhkan Pemeliharaan Bangunan RSUD Sumbawa

Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dimutasi, Dirut RSUD Dijabat dr. Nieta
Bupati Komit Tambah Dokter Spesialis dan Alkes RSUD Sumbawa
Ini Tanggapan Wabup Soal Dirut RSUD Sumbawa

SUMBAWA- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa, terus berupaya mempercepat pembangunan rumah sakit di jalan Sultan Muhammad Kaharuddin (Sering, red) karena kondisi rumah sakit yang eksis saat ini dianggap sudah tidak layak. 

“Memang idealnya untuk layanan rumah sakit satu banding 1000 jumlah penduduk artinya jika kita kalkulasi jumlah tempat tidur yang harus tersedia 400-500 tempat tidur, tetapi yang tersedia saat ini hanya 160 tempat tidur,” kata Kabag TU RSUD Sumbawa, H. Hermansyah.

Bahkan usia rumah sakit yang berada di jalan Garuda saat ini sudah menginjak usia 71 tahun sejak dibangun tahun 1953 silam. Tentu dengan usia itu banyak sekali pemeliharaan yang harus dilakukan belum lagi pendapatan harus dimaksimalkan dari sektor itu.

“Memang secara komprehensif pembangunan rumah sakit di Kerato harus segera dilakukan karena kondisinya cukup mendesak,” ucapnya.

Dia melanjutkan, dari 160 tempat tidur itu 30 persen harus kelas III. Artinya ada sekitar 47 tempat tidur diperuntukkan untuk pasien kelas III terutama bagi pasien yang menggunakan kartu BPJS baik yang menjalani rawat jalan dan rawat inap.

“Hampir 80 persen pasien adalah pasien BPJS, kalau untuk pasien rawat jalan kita saja kunjungan per hari sekitar 300 orang,” ujarnya.

H. Herman mengaku dengan kondisi saat ini, Kementerian kesehatan sudah meminta agar rumah sakit berada di satu lokasi. Jadi, sebenernya sudah tidak ada lagi Rumah Sakit yang berada di jalan Garuda (Lokasi RSUD Sumbawa saat ini) tetapi karena keterbatasan sehingga RSUD di jalan garuda masih beroperasi.

“Jadi, di Kementerian kesehatan sudah tidak dikenal lagi rumah sakit yang berada di jalan Garuda melainkan di jalan Sultan Muhammad Kaharuddin di Kerato itu yang tertera,” jelasnya.

Seraya berharap kepada semua pihak untuk mendukung upaya percepatan pembangunan rumah sakit yang berada di Kerato. Hal tersebut semata-mata dilakukan untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat, karena jujur saja saat ini pelayanan diberikan belum maksimal.

“Kami berharap dukungan semua pihak untuk mendukung pembangunan rumah sakit ini demi perbaikan pelayanan yang lebih maksimal,” tukasnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!