SUMBAWA – Pada malam penutupan rangkaian kegiatan Paralegal Justice Award 2024 di Hotel Bidakara Jakarta Pusat, Kepala Desa Lenangguar Syahruddin SP, menyita perhatian dengan prestasi gemilangnya.
Sebagai duta Kabupaten Sumbawa, Syahruddin berhasil meraih gelar Non Litigations Pacemaker (NLP) serta Piala Anubhawa Sasana Jagaddhita, penghargaan puncak dalam acara tersebut.
Dengan kehadiran lebih dari 300 kepala desa dan lurah dari seluruh Indonesia, kegiatan ini menjadi ajang prestisius yang menggabungkan studi lapangan dan pembelajaran kelas, memberikan pengetahuan dan pengalaman berharga kepada para pemimpin lokal.

Kepada media ini, Syahruddin menyampaikan, dalam rangkaian kegiatan para
peserta dipandu oleh pemateri handal, termasuk hakim dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dari 1067 kades dan lurah yang mendaftar, hanya 300 yang terpilih melalui seleksi ketat tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.
Keberhasilannya sebagai duta Kabupaten Sumbawa di acara ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga membawa kehormatan bagi desa Lenangguar dan Kabupaten Sumbawa secara keseluruhan.
“Semoga dengan anugrah ini akan menumbuhkan kepercayaan diri dalam menyelesaikan setiap permasalahan masyarakat di wilayah kerja. Saya juga merasa senang sekaligus tidak yakin akan berbuah baik dalam even bertaraf nasional,namun berkat usaha kerja keras serta doa dan dukungan dari seluruh laposan masyarakat akhirnya kami bisa memwa pulang piala Anubhawa Sasan Jagadhita,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa Rachman Ansori dan Sekda Sumbawa, Dr. Budi Prassetiyo yang hadir pada malam penganugerahan tersebut menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada Kepala Desa Lenangguar atas pencapaian pada kegiatan ini. Ia berharap semakin banyak lagi kepala desa/lurah yang memiliki kesempatan untuk mengikuti PJA. (IM)


COMMENTS