SUMBAWA- Peningkatan layanan kesehatan dan ambulance desa, merupakan satu dari 10 program unggulan pemerintahan Mo-Novi.
Program ini adalah salah satu yang menjadi daya tarik Mo-Novi keluar sebagai pemenang Pilkada Sumbawa 2019-2024. Namun hingga memasuki akhir jabatannya, realisasi dari program tersebut belum maksimal.
Data dari Dikes Sumbawa program ini baru terealisasi di 6 atau 7 desa di Kabupaten Sumbawa. Antara lain Lunyuk Rea, Olat Rawa, Mata Maci, Sempe dan Batu Dulang. Penempatan ambulance ini sangat selektif disesuaikan jarak desa dari puskesmas.
“Untuk ambulance desa baru kita adakan sekitar 6 atau 7 dari 2022, 2023. 2024 ini kita usulkan 10. Saya belum liat datanya, apakah ada yang disetujui. Saya belum liat DPA. Nanti saya cek,” kata Kepala Dikes Sumbawa Junaidi, Kamis (21/3/24) di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa.
“Kita melihat di tahun terakhir, kita melihat gak mungkin bisa (terealisasi -Red) semua sampai dengan akhir periode pak bupati,” tambahnya.
Dengan kondisi ini, ia mendorong jika memungkinkan ambulance desa dapat direalisasikan melalui dana desa.
“Sudah ada contohnya di Desa Pukat,” sebutnya. (IM)


COMMENTS