SUMBAWA BARAT- Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat dengan Universitas Mataram (UNRAM) menandatangani perjanjian kerjasama.
Kerjasama ini ditandatangani oleh Bupati Sumbawa Barat H.W Musyafirin dan Rektor UNRAM Bambang Hari Kusumo di ruang rapat Rektor UNRAM di Mataram kemarin.
Kerjasama ini memuat dua kesepakatan, yakni peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan KSB dan beasiswa Kedokteran mahasiswa asal KSB.
Usai kedua belah pihak menyepakati perjanjian kerjasama, Rektor UNRAM mengapresiasi komitmen Pemda Sumbawa Barat dalam menyiapkan tenaga kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dokter sesuai kebutuhan di masa yang akan datang.
Menurutnya ini merupakan lalangkah tepat dan cepat. Sebab selama ini sebagian besar mahasiswa Fakultas kedokteran Unram cukup banyak berasal dari luar Provinsi NTB. Sementara di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi NTB, masih kekurangan dokter. Utamanya dokter spesialis. Sementara di Fakultas Kedokteran Unram sudah ada jurusan dokter spesialis.
“Semoga kerjasama yang telah disepakati ini membuahkan hasil yang positif memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Dokter umum, gigi dan dokter spesialis. Dan yang ingin dicapai nantinya, ketersedian dokter adalah yang berasal dari daerah tersebut. Seperti yang dilakukan Pemda Sumbawa Barat, beberapa tahun ke depan, ketersedian tenaga kesehatan akan dipenuhi oleh dokter asal Sumbawa Barat,” ujarnya.
Dirinya menyayangkan UNRAM berada di NTB, tetapi Mahaasiswa kedokteran berasal dari luar NTB. Kondisi ini menjadi menerutnya menjadi tangungjawab bersama antara pemerintah daerah, agar ke depan menghasilkan dokter yang ditempatkan di daerah. Selain itu dengan upaya bersama mampu meningkatkan kemampuan generasi muda yang berprofesi sebagai tenaga Kesehatan. Sebab katanya, di Unram bukan hanya S1 kedokteran. Namun jurusan dokter spesialis.
Para dokter umum bisa kembali lagi menempuh Pendidikan di Unram, untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka di tengah masyarakat. Dengan ketersesian tenaga ke kesehatan akan terjadi pemerataan dokter yang di NTB.
Untuk pemerataan dokter katanya, Bupati Sumbawa Barat sudah memulai sejak perjanjian kerjasama di sepakati dengan Unram. Ini pemimpin daerah yang memiliki komitmen kuat untuk mengatasi persoalan Kesehatan di daerahnya. Karenanya dia berharap agar kedepannya banyak pemimpin seperti bupati KSB.
Sementa bupati Sumbawa Barat, .H.W.Musyafirin menyampaikan terimakasih kepada Rektor Unram yang menerima KSB untuk melakukan kerjasama.
“Sepertinya rektor Unram paham akan persoalan tenaga kesehatan yang masih minim. Dan selama ini Pemda KSB cukup khawatir dengan ketersedian tenaga kesehatan. Sebab, saat membuka 20 formasi dokter spesialis, Dokter umum dan Dokter gigi yang daftar hanya satu Dokter Umum dan Gigi satu dokter spesialis,” Katanya.
Persoalan lainnya lagi, setelah lulus, minta pindah ke daerah asalnya. Karena itu Pemda KSB ingin serius memanfaatkan kerjasama ini, guna meningkatkan SDM bidang kesehatan.
Terkait quota mahasiswa kedokteran yang diberikan Unram. Pemda KSB siap, berapapun yang diberikan Unram.
‘’Jika 30 persen jatah yang di kelola oleh Unram, tidak ada yang mau ngambil insyallah KSB siap. Dan membiayainya sampai jadi dokter. Semua pelajar KSB yang sekolah dimana saja, sepanjang itu orang KSB kita dorong mengikuti tes masuk fakultas kedokteran Unram,’’ pungkas bupati dua priode ini. (IM)


COMMENTS