HomeKesehatan

Nonaktifkan Dirut RSUD, Baru Audit Keuangan

Nonaktifkan Dirut RSUD, Baru Audit Keuangan

Dirut RSUD Sumbawa Diganti
Ini Tanggapan Wabup Soal Dirut RSUD Sumbawa
Soal RSUD, Ketua Gerindra Mohamad Ansori Desak Pemda Lakukan Evaluasi Menyeluruh

SUMBAWA- Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumbawa Ahmdul Kusasi, S.H. menyarankan Pemda Sumbawa, untuk menonaktifkan Dirut RSUD Sumbawa sebelum dilakukan audit.

Penyelesaian masalah RSUD Sumbawa tampaknya tidak selesai dengan sekedar mengganti Dirut.
Karena dari persoalan yang muncul yang utama adalah persoalan keuangan. Termasuk di dalamnya hutang RSUD yang disebut mencapai Rp 50 miliar.

“Harus ada pertanggung jawaban terhadap keuangan rumah sakit,” kata Madul.

Mantan pengacara ini menyarankan kepada Pemda apabila akan melakukan evaluasu, investigasi dan audit, etikanya jabatan sebagai Dirut RSUD Sumbawa harus dinonaktifkan terlebih dahulu.

“Etikanya harus dinonaktifkan dulu jika akan dilakukan audit,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah Dokter dan Perawat RSUD Sumbawa mengadu ke DPRD Sumbawa perihal Sejumlah persoalan di rumah sakit milik Pemda tersebut. Mulai dari persoalan jasa pelayanan umum yang belum dibayar, Jasa pelayanan bansos belum dibayar Jasa pelayanan BPJS Agustus 2022 hingga saat ini belum dibayarkan, Jasa pendingan BPJS, Insentif untuk dokter dan karyawan September hingga Desember 2022, jasa pelayanan covid dari 2021 hingga 2022 hingga jampersal tidak dibayarkan.
Selain soal pemenuhan hak, juga terkait kondisi hutang RSUD Sumbawa yang mencapai sekitar Rp 50 miliar. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: