HomePolitik

Politisi PAN Dorong Pemda KSB Segera Buka Pangkalan di Talonang Baru

Politisi PAN Dorong Pemda KSB Segera Buka Pangkalan di Talonang Baru

Peringati Harla, Demokrat KSB Gelar Bhakti Sosial
Pleno DPB Periode Mei, Pemilih Berkurang 23 Orang
Reses di Penyaring, Waka Ansori Didorong Nyalon Bupati

SUMBAWA BARAT, intanmedia. com– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III H. Riyadi mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mengambil langkah cepat membuka pangkalan gas LPG 3 Kg subsidi pemerintah di Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang.
Dikatakannya, seharusnya sejak awal diberlakukan konversi Minyak Tanah (Mitan) ke Gas LPG 3, terlebih dahulu Pemda Sumbawa Barat memperhatikan keberadaan pangkalan gas LPG melon 3 Kg di semua desa. ”Jangan seperti ini. Konversi dari Mitan ke gas LPG 3 sudah berlaku beberapa tahun lalu. Tapi di Desa Talonang Baru belum ada pangkalan. Kasian warga di sana dari mana mereka mendapat gas LPG subsidi isi ulang,” ujarnya.
Ini kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN), bukannya Pemda Sumbawa Barat melalui dinas tehnis dalam hal ini Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) tidak mengetahui di desa Talonang Baru belum tersedia pangkalan. Karena jumlah warga dan yang berhak yang menerima gas LPG subsidi pemerintah itu, melalui proses pendataan.
Kondisi ini, lebih kepada kurang seriusnya dinas dalam hal menyiapkan dan mendekatkan pelayanan masyarakat mendapatkan hak-hak dasar yang diberikan oleh negara. ‘Banyangkan selama beberapa tahun terakhir ini, untuk mendapatkan gas LPG subsidi isi ulang warga setempat mencari ke desa lain sekitar KSB hingga ke desa tetangga di Kecamatan Lunyuk perbatasan dengan kabupaten terangga, Kabupaten Sumbawa,” katanya.
Selain kesulitan mendapat gas LPG subsidi. Warga juga dibebankan dengan harga. Untuk mendapatkan gas LPG itu, membeli diatas HET yang ditetapkan Pemptov NTB. Meski warga selama ini membeli diatas HET. Namun belum tentu warga mendapat gas LPG isi ulang saat pergi membeli ke sejumlah tempat.
”Warga selama ini terpaksa membeli gas LPG 3 diatas harga yang ditetapkan pemerintah. Itupun belum tentu ada saat pergi membeli di sejumlah tempat. Kadang tak jarang membawa pulang tabung gas kosong. Terutama saat terjadi kelangkaan. Karena tidak ada pasokan di sejumlah pangkalan,” katanya lagi.
Karenanya sekretaris Komisi II ini, kembali mendorong Pemda Sumbawa Barat melalui dinas tehnis, mempercepat membukan pangkalan gas LPG di Desa Talonang Baru. Dan jangan abaikan secara berlarut kebutuhan mendasar masyarakat. Sebab tidak sesuai, seperti yang didengungkan bupati selama ini, yaitu menyediakan fasilitas dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. ”Saya minta bulan depan. Dan paling lambat akhir tahun ini di sana sudah ada pangkalan gas LPG subsidi pemerintah. Agar terjadi pemerataan dan tidak ada lagi ketimpangan pelayanan semua desa di KSB,” tutupnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: