SUMBAWA BARAT – Tenaga kerja hasil seleksi rekrutmen pembangunan pabrik smelter gelombang kedua dipanggil untuk melakukan daftar ulang dan verifikasi data.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) H. Muslimin menjelaskan, pemangilan tenaga kerja gelombang kedua dimulai dari tanggal 29 Maret hingga 2 April 2023.
Disebut dia, dari sekitar 534 pelamar gelombang kedua, yang dipanggil untuk mendaftar ulang, hanya sekitar 45 hingga 50 persen tenaga kerja yang lulus seleksi melakukan daftar ulang gelombang kedua.
Dengan dasar itu, tim terpadu seleksi rekrutmen tenaga kerja pabrik smelter melakukan rapat pleno. Rapat pleno menurutnya memutuskan daftar ulang yang dinyatakan lulus seleksi diperpanjang. Perpanjangan dari tanggal 5 hingga 6 April. Hasil perpanjangan tersebut oleh tim terpadu akan diplenokan minggu depan.
Untuk hasil pleno tim terpadu diserahkan ke masing-masing perusahaan yang akan mempekerjakan tenaga kerja tersebut. Selanjutnya kata pejabat senior lingkup Pemda Sumbawa Barat ini, perusahaan yang akan menampung para pekerja, untuk melakukan pendalaman terkait, job, jenis pekerjaan, bakat dan minat pekerja. Diperakan tenaga kerja gelombang kedua ini, mulai dilakukan penempatan untuk bekerja sekitar bulan Mei hingga Juni tahun 2023 ini.
Kata dia, perusahaan wajib memanggil untuk bekerja pekerja yang telah lulus seleksi rekrutmen tenaga kerja pembangunan pabrik smelter.
Sebagian peserta katanya, yang lulus telah bekerja gelombang pertama sebanyak 245 orang pekerja dari total 779 orang pekerja yang lulus seleksi. Sisanya sebanyak 534 dilakukan pemanggilan gelombang kedua. Saat ini tengah proses pemanggilan.
Intinya, para tenaga kerja yang dinyatakan lulus seleksi, semuanya wajib diverikasi berkasnya oleh perusahaan untuk diterima menjadi karyawan. Sebab katanya, hasil seleksi tenaga kerja pabrik smelter beberapa waktu yang mencapai sekitar 779 orang. Mereka ini adalah bagian dari 1200 kebutuhan tenaga kerja yang dijanjikan perusahaan pembangunan pabrik smelter.
Kekurangan dari rencana kebutuhan tenaga kerja sebanyak 1200 orang, tentunya dilakukan rekrutmen gelombang tahap ketiga.
”Rekrutmen gelombang tahap ketiga, belum bisa kita pastikan. Mungkin disesuaikan dengan tahapan dan kebutuhan tenaga kerja pembangunan pabrik smelter. Dan mudah-mudahan gelombang ketiga dilakukan tahun ini,” tutupnya. (IM)


COMMENTS