HomePemerintahan

Dorong Digitalisasi Kain Tenun Khas Sumbawa, Dekranasda Luncurkan Aplikasi ‘Kre Alang’

Dorong Digitalisasi Kain Tenun Khas Sumbawa, Dekranasda Luncurkan Aplikasi ‘Kre Alang’

Dorong Kemandirian Fiskal Daerah, Bupati Tingkatkan Efektivitas Pemungutan Pajak
Dinkes Sumbawa Salurkan Ribuan Kelambu untuk Cegah Malaria
Kekurangan Dokter, Pemkab Sumbawa Bergerak Perkuat Pelayanan Kesehatan di Seluruh Kecamatan

SUMBAWA (6 Agustus 2026)– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., secara resmi membuka Pameran dan Peluncuran Aplikasi “Kre Alang” di Aula SMK Negeri 1 Sumbawa, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pajatu Adat Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, S.H., M.Si., penerima hibah Dana Indonesiana, Dwi Rizka Harriami, S.Pd., Gr., I., M.A., para penenun lokal, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Ida Fitria memberikan apresiasi kepada Dwi Rizka Harriami dan tim yang berhasil meraih Hibah Kompetitif Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan Tahun 2025. Menurutnya, raihan skala nasional ini membutuhkan gagasan kuat dan komitmen nyata bagi masyarakat.

“Ini merupakan contoh nyata bahwa kampus tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi pelestarian budaya,” ujar Ida.

Ida menegaskan bahwa Kre Alang bukan sekadar kain tradisional, melainkan identitas utama ‘Tau Samawa’. Di era digital, tantangan terbesarnya adalah memperkenalkan dan mendekatkan tradisi ini kepada generasi muda.

“Saya sangat menyambut baik lahirnya aplikasi ini. Digitalisasi bukan berarti meninggalkan tradisi, justru menjadi cara baru untuk menjaga tradisi agar tetap hidup,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan aplikasi ini tidak hanya sebagai simbol inovasi, tetapi juga sebagai katalog digital, media promosi, arsip budaya, serta jembatan penghubung antara penenun dengan pembeli dan lintas generasi.

Sementara itu, Dwi Rizka Harriami menjelaskan bahwa aplikasi “Kre Alang” dikembangkan untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai kain tenun khas Sumbawa. Aplikasi ini memuat informasi sejarah Kre Alang, tata cara penggunaan, hingga jenis motif beserta maknanya.

Masyarakat kini dapat mengakses seluruh fitur tersebut dengan mengunduh aplikasi “Kre Alang” secara gratis melalui Google Play Store. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0