SUMBAWA (5 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat program pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) religius melalui fasilitasi pelepasan tujuh peserta pilihan untuk mengikuti pemusatan latihan (Training Center/TC) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendongkrak capaian prestasi di level nasional.
Ketujuh peserta dari berbagai cabang lomba tersebut secara resmi diberangkatkan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dari Pendopo Kediaman Bupati pada Sabtu (4/7/2026), untuk bersiap menghadapi kompetisi yang akan digelar di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar pemenuhan kuota kompetisi, melainkan instrumen ukur atas keberhasilan pembinaan tilawatil Qur’an di Kabupaten Sumbawa. Pemkab berkomitmen memberikan perhatian penuh terhadap ekosistem pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, hingga mufassir secara jangka panjang.
”Kami memastikan pemerintah daerah hadir untuk mendukung penuh pemusatan latihan ini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk karakter generasi muda Sumbawa yang religius, berakhlak mulia, sekaligus berdaya saing tinggi di tingkat nasional,” ujar Bupati Jarot.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan TC ini untuk mengukur kemampuan taktis dan mental bertanding. Peserta diminta memanfaatkan waktu secara maksimal guna meningkatkan kualitas tilawah, hafalan, serta pemahaman materi lomba secara disiplin dan terukur.
Sebagai bentuk pengawalan kinerja program ini, Pemkab Sumbawa menerjunkan langsung Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah, Jaya Kusuma, S.Sos., untuk mendampingi kafilah selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Kehadiran unsur pimpinan birokrasi ini ditujukan untuk memastikan seluruh kebutuhan logistik, teknis, dan pendampingan psikologis peserta terpenuhi dengan optimal.
Melalui program pemberangkatan dan pendampingan intensif ini, Pemkab Sumbawa berharap para delegasi mampu membawa pulang hasil konkret, sekaligus menjadi motor penggerak literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat lokal secara berkelanjutan. (IM)


COMMENTS