SUMBAWA – Belum direstuinya paket DETA (Dewi Noviany-Talifuddin) oleh PKS cukup mengejutkan. Pasalnya paket ini santer diklaim solid, fix bahkan 90 persen jadi.
Belum adanya restu sebagaimana dilontarkan langsung Ketua Bidang Pembinaan Wilayah Bali Nusra DPP PKS, H. Johan Rosihan, S.T. tersebut mengonfirmasi belum matangnya paket ini.
Johan menyebut PKS belum memiliki figur atau pasangan yang diusung di Pilkada Sumbawa. Karenanya PKS membuka peluang kepada semua kader bahkan di luar kader. Pernyataan ini sekaligus memperjelas sikap, bahwa PKS tidak pernah mengunci satu nama untuk diusung di Pilkada Sumbawa. Sebagaimana santer dibicarakan, Hj. Novi.
Johan juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada yang secara resmi datang ke PKS untuk mendaftar sebagai bakal calon.
Hj. Novi yang dikonfirmasi terkait hal ini menanggapi santai. Menurutnya biarkan semua berjalan sambil berproses. Karena memang juga belum ada pendaftaran.
“Belum ada pendaftaran (di PKS-red). Nanti kalau dibuka kita sebagai pengurus PKS pasti daftar,” katanya kepada media ini via WhatsApp, Jumat (22/3/24) malam.
Ia juga mendukung jika memang PKS membuka peluang untuk seluruh kader terbaiknya termasuk di luar kader.
“Boleh di luar kader silahkan daftar silahkan seluasnya. Pak Takdir, pak Nanang, pak Adizul sebagai kader semua bisa ikut,” katanya.
Kendati demikian, ia meyakini PKS pasti memprioritaskan kadernya untuk diusung.
“Politik itu dinamis, namum PKS pasti kadernya dulu. Kebetulan saya di PKS sebagai Ketua Dewan Pakar PKS,” imbuhnya. (IM)


COMMENTS