HomePolitik

Ketua Baleg DPR RI Dr. Supratman Siap Dukung Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa

Ketua Baleg DPR RI Dr. Supratman Siap Dukung Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa

Dilantik, 495 Anggota PPS Langsung Bekerja
KPU Sumbawa Rekrut Calon Anggota PPK dan PPS, Ini Jadwalnya
Hadiri Pelantikan PPS, Bupati : Junjung Tinggi Prinsip Netralitas, Integritas dan Profesionalitas

SUMBAWA – Ketua Badan Legislasi DPR RI Dr. Supratman, S.H.,M.H. menyatakan kesiapannya untuk mendukung pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Dukungan ini menurutnya sebagai respon atas keinginan masyarakat yang menginginkan pemekaran tersebut.

“Saya diundang dalam sebuah dialog kebangsaan di Universitas Mbojo, dan umumnya menanyakan terkait dengan pembentukan Pulau Sumbawa. Bukan dari saya itu murni dari masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kalau mau membentuk sebuah provinsi berpisah dari provinsi induk, syaratnya harus ada naskah akademik , harus ada rancangan draf UU.

“Kebetulan saya ketua badan legislasi dua periode dari 2014 sampai sekarang, saya belum menemukan dokumen itu di badan legislasi. Karena Kalau usulan DPR pasti ke badan legislasi untuk diharmonisasi,” ujar Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra ini.

Jika memang itu menjadi keinginan masyarakat Pulau Sumbawa, maka syaratnya kata dia adalah harus mulai dari awal dalam bentuk pembuatan naskah akademik dan draf undang-undang. Karena itu dalam waktu dekat, ia akan menurunkan tim, dari badan keahlian DPR RI untuk menyusun naskah akademik dimaksud.

“Insya Allah tanggal 23, itu nanti akan ada penandatangan kerjasama antara Universitas Mbojo dan Universitas Muhammadiyah di Bima. Dalam kerangka itu kemudian nanti dilanjutkan tanggal 30 Universitas Samawa dan NW setelahnya ke KSB dengan Universitas Cordova. Kalau kita sudah tandatangani MoU untuk keterlibatan partisipasi lembaga pendidikan dalam rangka penyusunan itu sebagai star awal,” ungkapnya.

Ditegaskannya, bahwa ini butuh kesungguhan. Ini bukan soal isu lima tahunan. Karema kalau itu yang terjadi maka ini menjadi isu liar.

“Kalau saya orang yang sangat yakin bahwa solusi daerah bisa maju adalah pemekaran. Orang sering salah beranggapan, bahwa kalau kita mau berpikir dari kacamata pemerintah yakni presiden pasti pemekaran itu tidak akan pernah terjadi. Karena sekarang ada moratorium. Tapi kalau mau bicara moratorium, faktanya kita baru saja melahirkan empat provinsi baru di Papua , bahkan menjelang tujuh,” jelasnya.

Keinginan itu katanya juga harus didukung melalui gerakan yang massif dari para elit sampai akar rumput sehingga tentu akan jauh lebih mudah. Terlebih Pulau Sumbawa memiliki potensi SDM yang luar biasa. Bahwa Pulau Sumbawa sudah melahirkan banyak tokoh nasional seperti Dien Syamsuddin, Hamdan Zoelva, Anwar Usman dan Fahri Hamzah.

“Mungkin tidak ada yang berusaha menyatukan ini menjadi sebuah isu dan gerakan bersama untuk di follow up terus menerus. Itu problemnya. Kesungguhan itu ditunjukkan dengan memulai sesuatu dan proses perencanaan bekerja yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Karenanya, ketika kemudian ia terpilih menjadi anggota DPR RI mewakili Pulau Sumbawa, maka menurutnya tentu mengajak semua elit-elit di Pulau Sumbawa membangun kebersamaan untuk bersama-sama memperjuangkan ini. Karena ini tidak mungkin bisa dikerjakan satu orang. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: