HomePolitik

Waka III DPRD Sumbawa Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Anarkis dan Jaga Kondusivitas Daerah

Waka III DPRD Sumbawa Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Anarkis dan Jaga Kondusivitas Daerah

Waka Ansori Gelontorkan Bantuan Rp 400 Juta untuk Kelompok Usaha Bersama
Yamin Ketua Baru Hanura Sumbawa
Tim Bomber Mataram Deklarasi Dukung Rohmi-Firin

SUMBAWA BESAR – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH., MH, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasi maupun menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di daerah.
Menurut Zulfikar, kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Namun, penyampaiannya harus dilakukan secara santun, tertib, dan tidak merugikan kepentingan masyarakat luas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumbawa untuk tetap menjaga kondusivitas daerah. Jika ada persoalan atau aspirasi yang ingin disampaikan, lakukan melalui mekanisme yang baik dan sesuai aturan. Jangan sampai ada tindakan anarkis yang justru merugikan diri sendiri, masyarakat, maupun daerah,” ujarnya.
Politisi Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif merupakan modal penting bagi keberlangsungan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan masuknya investasi ke Kabupaten Sumbawa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menahan diri dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar melalui media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas daerah.
“Kita harus bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah terpancing isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan kerukunan yang selama ini telah terbangun dengan baik di Kabupaten Sumbawa,” katanya.
Zulfikar berharap seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta aparat keamanan dapat terus bersinergi dalam menjaga ketertiban dan menciptakan suasana yang aman serta damai.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan itu berujung pada tindakan anarkis. Mari kita selesaikan segala persoalan dengan musyawarah dan mengedepankan kepentingan daerah serta masyarakat Sumbawa,” pungkasnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: