HomePemerintahan

Bahas Persoalan Petani, Komda Petani Milenial Sumbawa Bertemu Asisten Deputi Kemenko Pangan

Bahas Persoalan Petani, Komda Petani Milenial Sumbawa Bertemu  Asisten Deputi Kemenko Pangan

Wakil Ketua 1 DPRD Sumbawa Mohamad Ansori Dukung Kenaikan Harga Jagung demi Kesejahteraan Petani
Dewan Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Ikut Tanam Jagung Serentak
Haji Mo Janji Hilirisasi Industri Jagung

Sumbawa (10/11)– Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Balai Wilayah Sungai (BWS), Bulog, manajemen PT Segar, KTNA Pusat, serta Komda Petani Milenial Kabupaten Sumbawa menggelar diskusi terkait berbagai permasalahan yang kerap dihadapi oleh petani. Khususnya petani di Kabupaten Sumbawa. Terutama saat memasuki musim panen padi dan jagung.

Dalam kegiatan tersebut, Syahruddin, SP, MSi, dalam pertemuan tersebut menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemajuan sektor pertanian di daerah.

Menurut Syahruddin, berbagai persoalan masih sering muncul di kalangan petani. Mulai dari kesenjangan harga hasil panen, minimnya pengolahan produk turunan hasil pertanian. Hingga ketimpangan sarana dan prasarana pertanian, termasuk alat dan mesin pertanian (alsintan). Kondisi ini, katanya, berimbas pada rendahnya tingkat produktivitas dan daya saing pertanian lokal.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa tidak hanya harus menjadi produsen utama komoditas jagung. Tetapi juga perlu mendorong pengembangan industri pengolahan hasil jagung menjadi produk turunan. Dengan demikian, nilai tambah produk pertanian dapat meningkat, dan kesejahteraan masyarakat petani ikut terangkat.

“Keberadaan perusahaan pakan di Sumbawa adalah keniscayaan yang harus segera diwujudkan oleh pemerintah pusat. Ini akan memberikan nilai tambah bagi hasil jagung dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani,” tegas pemuda inovatif yang juga menjabat Kades Lenangguar itu.

Ia juga mengingatkan bahwa langkah strategis ini perlu segera dilakukan. Mengingat 85 persen penduduk Kabupaten Sumbawa menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian.
Karena itu, perhatian serius pemerintah terhadap pembangunan industri turunan di sektor pertanian menjadi sangat penting untuk menopang ekonomi daerah dan nasional. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: