SUMBAWA– Bakal Calon Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot dan Bakal Calon Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori mengungkapkan komitmennya untuk mengatasi kesulitan petani melalui upaya hilirisasi produk pertanian.
Komitmen tersebut disampaikan dalam deklarasi, Minggu (11/8/24) di Taman Kerato.
Menurut H. Jarot melalui visi Sumbawa Maju dan Berdaya Saing yang Berbasis Agro Industri dan Pariwisata Berkelanjutan, maka hilirisasi produk pertanian merupakan solusi terbaik untuk memutuskan rantai kesulitan petani dengan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian serta mengurangi ketergantungan terhadap rantai distribusi yang panjang.
Menurut H. Jarot, langkah hilirisasi ini akan memungkinkan petani untuk memperoleh harga jual yang lebih baik serta meningkatkan daya saing produk pertanian lokal di pasar nasional maupun internasional.
“Kita harus memanfaatkan potensi pertanian dalam arti luas yang ada di Sumbawa dengan optimal. Dengan mengolah hasil pertanian secara lebih lanjut, kita bisa menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi para petani,” ujarnya.
Selain itu, H. Jarot juga berjanji untuk memberikan dukungan dalam hal infrastruktur dan akses pasar bagi produk-produk pertanian hasil hilirisasi.
Berbasis agro industri artinya dapat mengelolah industri yang bahan bakunya dari hasil pertanian dalam arti luas. Pertanian dalam arti luas mencakup lima bidang. Pertama pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan, peternakan dan kehutanan.
Yang pertama pertanian tanaman pangan. Pada bidang ini intinya bagaimana menciptakan industri berbasis tanaman pangan. Misalnya gabah untuk meningkatkan nilai tambahnya maka harus diolah menjadi beras premium yang bersertifikasi. Sehingga bisa masuk pasar modern.
Kemudian tanaman pangan jagung. Yakni bagaimana menciptakan industri pengolahan jagung menjadi pakan ternak. Sehingga Sumbawa bisa memutus mata rantai kesulitan petani.
Sumbawa juga memiliki potensi perikanan yang besar. Dia berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas Cold Storage yang memadai yang bisa menampung ikan Sumbawa yang bisa membuat daya tahan ikan atau udang Sumbawa lebih lama. Demikian pula dengan daging sapi. Sumbawa memiliki kesulitan mengirim sapi hidup ke luar daerah. Sehingga kalau ada cold storage maka daging bisa disimpan untuk kemudian dikirim ke daerah lain. Sehingga fasilitas perlu ditambah untuk menambah nilai tambah.(IM)


COMMENTS