SUMBAWA – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, telah mengungkapkan komitmennya untuk mengoptimalkan potensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pernyataan ini disampaikan dalam paripurna DPRD Sumbawa yang digelar pada Senin, 12 Agustus 2024, sebagai tanggapan atas berbagai pandangan dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD mengenai pengelolaan dan kontribusi BUMD terhadap keuangan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menguraikan strategi dan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk memastikan bahwa BUMD dapat berfungsi secara optimal dalam memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PAD. Ia menjelaskan bahwa salah satu prioritas utama dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 adalah penetapan target pendapatan yang realistis namun ambisius dari dividen BUMD. Untuk tahun anggaran 2025, target pendapatan dari dividen BUMD ditetapkan sebesar Rp 15,92 miliar, yang mencerminkan kenaikan sebesar Rp 1,09 miliar atau sekitar 7,36% dibandingkan target tahun 2024.
Bupati menekankan bahwa peningkatan target ini bukan hanya merupakan angka semata, tetapi merupakan cerminan dari upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam memperbaiki dan meningkatkan kinerja BUMD.
“Kami menyadari betul bahwa BUMD memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas BUMD dalam mengelola aset dan sumber daya yang dimilikinya,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa pengelolaan BUMD yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru bagi daerah yang pada akhirnya akan mendukung pembangunan infrastruktur, layanan publik, dan berbagai program sosial di Sumbawa.
“Kami percaya bahwa dengan adanya perbaikan dalam pengelolaan dan strategi bisnis BUMD, akan ada dampak positif yang signifikan terhadap pendapatan daerah,” tambahnya.
Salah satu langkah yang direncanakan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD saat ini. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap manajemen, pengelolaan aset, dan strategi bisnis yang diterapkan. Hasil dari evaluasi ini akan digunakan untuk merumuskan rencana perbaikan dan pengembangan yang lebih terarah. Selain itu, pemerintah daerah juga berencana untuk meningkatkan kapasitas SDM di BUMD melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan guna memastikan bahwa setiap karyawan dapat berkontribusi secara maksimal.
Bupati juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMD.
“Transparansi adalah kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan BUMD. Kami akan memastikan bahwa semua proses pengelolaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan terbuka untuk pengawasan publik,” tegasnya. Dalam hal ini, pemerintah daerah akan mengimplementasikan sistem pelaporan yang lebih baik dan melibatkan masyarakat dalam pengawasan.
Terkait dengan target pendapatan yang lebih tinggi, Bupati mengakui bahwa ada tantangan yang harus dihadapi, termasuk perubahan kondisi ekonomi dan persaingan di sektor bisnis. Namun, ia optimis bahwa dengan adanya perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang konsisten, target tersebut dapat tercapai. “Kami memahami bahwa ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pencapaian target ini, namun kami akan terus berupaya untuk mengatasi setiap tantangan yang ada dan mencari solusi yang tepat,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk mendukung pengembangan BUMD. Kemitraan ini diharapkan dapat membuka peluang baru dan membawa inovasi yang dapat meningkatkan daya saing BUMD.
“Kami percaya bahwa kolaborasi dengan sektor swasta dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan BUMD dan, pada akhirnya, bagi peningkatan PAD,” katanya.
Forum paripurna DPRD yang dihadiri oleh seluruh anggota DPRD Sumbawa menjadi wadah bagi Bupati Abdullah untuk menjelaskan secara mendetail rencana dan strategi yang telah disusun. Dalam forum ini, fraksi-fraksi DPRD juga memberikan berbagai pandangan dan saran terkait pengelolaan BUMD. Bupati menyambut baik masukan-masukan tersebut dan memastikan bahwa semua saran akan dipertimbangkan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan.
Bupati Abdullah juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa semua aspek dari pengelolaan BUMD dapat berjalan dengan baik. Koordinasi ini termasuk dengan pihak-pihak internal BUMD serta lembaga-lembaga terkait lainnya yang dapat memberikan dukungan dan masukan konstruktif.
Pemerintah daerah juga berencana untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap kebijakan yang ada jika diperlukan. Penyesuaian ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan daerah. “Kami akan terus memantau perkembangan dan melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” jelas Bupati Abdullah.
Dalam penutup sambutannya, Bupati Abdullah mengungkapkan harapannya agar semua pihak dapat bekerja sama untuk mencapai target yang telah ditetapkan. “Kami percaya bahwa dengan kerja keras, komitmen, dan dukungan dari semua pihak, kita dapat mencapai target pendapatan yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” tutupnya.
Dengan komitmen dan strategi yang telah diuraikan, diharapkan BUMD Sumbawa dapat berperan secara signifikan dalam meningkatkan PAD dan mendukung berbagai program pembangunan di daerah. Pemerintah daerah akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan rencana ini untuk memastikan bahwa semua tujuan dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumbawa. (IM)


COMMENTS