SUMBAWA BARAT,intanmedia.com- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbawa Barat periode 2023-2026 akan dilantik. Momentum pelantikan sekaligus menggelar rapat kerja ke II di Mataram, 18 hingga 19 Agustus 2023 mengusung tema ‘’Pers profesional, Daerah Maju”.
Ketua PWI Sumbawa Barat Khairil W Zakariah mengatakan, tema pelantikan dan rapat kerja selaras dengan tema HUT RI ke-78 tahun 2023 ‘Terus Melaju Untuk Indonesia Maju.
Dengan semangat itu, wartawan yang bernaung PWI KSB, ingin berkomitmen sebagai yang terdepan mmendorong tumbuhnya wartawan profesional dan kompeten menjalankan tugas-tugas jurnalistik.
Dewasa ini kata Khairil sapaan akrabnya, profesionalisme menjadi tantangan berat dan harus dimiliki oleh wartawan. Karenanya, profesionalisme hal yang paling prinsip dimiliki, agar wartawan bisa melaksanakan fungsi pendidikan, kontrol sosial dan berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa dan negara.
Apalagi dewasa ini seiring semakin meningkatnya arus informasi yang diikuti pertumbuhan media massa dalam satu dasawarsa terakhir ini cukup tinggi. Namun harus diakui belum diikuti peningkatan kualitas wartawan.
Sebab katanya, munculnya media massa yang rata-rata elektronik atau media massa online diikuti kemunculan wartawan yang secara instans, tanpa melalui proses keredaksian yang ketat. Begitupun dengan kemudahan membuat media massa, tidak sedikit dewasa ini yang mengaku diri sebagai wartawan. Karena perusahaan pers dengan mudah membuat dan mengeluarkan kartu pers. Parahnya lagi pemilik media yang baru muncul menjadi pimpinan redaksi (Pimpred), padahal sebelumnya tidak pernah menjadi wartawan. ‘Banyak mlangsung mengangkat pimpred yang belum pernah samasekali menjadi wartawan,” seraya menambahkan, praktek pragmatis seperti ini di khwatir berdampak terhadap kualitas karya jurnalistik”, katanya.
Karena prosesnya serba instan, tidak menutup kemungkinan praktek di lapangan yang menjadikan media dan profesi ini di jadikan sebagai alat. Dan orientasinya untuk mendapatkan materi. Tidak membentuk atsu membuat media massa secara profesional untuk kemajuan bangsa dan negara.
“Yang kasihan masyarakat karena akan sulit mendapatkan karya-karya jurnalistik bermutu,” katanya.
Keberadaan PWI KSB di tanah bumi gotong royong sejak terbentuk tahun 2021 lalu, hakekatny, menjadikan capacity building (pengembangan kompetensi) wartawan sebagai program pertama dan utama.
“Alhamdulillah beberapa bulan pasca terbentuk, seluruh anggota PWI KSB sudah tersertifikasi Dewan Pers. Di NTB, bahkan di Indonesia mungkin hanya PWI KSB yang seluruh anggotanya sudah UKW. Kami juga rutin melaksanakan berbagai bentuk pelatihan jurnalistik dan diskusi berkala di internal organisasi, serta bermitra dengan berbagai pihak melaksanakan berbagai program dalam upaya mendukung pembangunan daerah dan masyakat,” urainya.
Terkait agenda besar PWI KSB, pada rapat Kerja ke-2 PWI KSB akan merumuskan sejumlah program prioritas. Progam prioritasnya diusulkan anggota untuk dilaksanakan dalam periode kepengurusan 2023 – 2026. Dan yang paling utama adalah program peningkatan kompetensi wartawan.
Dengan diselenggarakannya Raker ke II tahun 2023, tidak terlepas dukungan para pihak dan mitra. Utamanya Pemda KSB AMMAN (PT Amman Mineral Nusa Tenggara) yang selama ini terus mendukung program-program yang dilaksanakan. (IM)


COMMENTS