SUMBAWA- Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah meminta jajaran birokrasi, dan segenap elemen masyarakat untuk lebih dewasa dan bijaksana dalam menyikapi perkembangan zaman dan perubahan sosial yang terjadi.
Sehingga tidak mudah terprovokasi terhadap hal-hal yang menyesatkan. Seperti berita-berita hoax di media sosial, yang dapat berdampak negatif pada stabilitas sosial, budaya, ekonomi, politik. Serta keamanan di wilayah.
Hal itu disampaikan bupati pada peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa, Jumat (7/4/23).
Berkaitan dengan kondisi terkini, atas nama pribadi, keluarga dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Bupati menyampaikan duka cita atas musibah banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa beberapa Kecamatan di Kabupaten Sumbawa.
Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait katanya, telah mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah tersebut untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian dan tempat tinggal sementara yang layak bagi korban sehingga tetap dapat menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan ini.
Pada kesempatan itu, Bupati Sumbawa menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung, dan abrasi.
Terkait Nuzulul Qur’an, Bupati Sumbawa mengajak masyarakat untuk memaknai peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum untuk memperbanyak membaca Al Qur’an, ciptakan kebersihan hati, jiwa dan lingkungan. Memperkokoh persatuan dan kesatuan, tunjukan bahwa Islam adalah pembawa rahmat bagi seluruh alam.
Sebelumnya disampaikan hikmah Nuzulul Qur’an oleh Ustadz H. Faisal Salim, S.Ag yang menjelaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an pada hakikatnya bertujuan untuk mengingatkan bahwa Allah SWT menjadikan Bulan Ramadhan ini sebagai Bulan diturunkannya Al Qur’an sebagai petunjuk dalam manusia. (IM)


COMMENTS