HomePemerintahan

Lalulintas Hewan dan Produk Hewan Tinggi, Bupati Minta Diperketat

Lalulintas Hewan dan Produk Hewan Tinggi, Bupati Minta Diperketat

Pererat Silaturahmi dengan Wartawan, Karantina Pertanian Sumbawa Gelar “Cofee Morning”
Karantina Sumbawa Ubah Halaman Belakang Kantor Menjadi Kebun Binatang Mini
121 Ekor Burung Tangkapan Karantina Pertanian Sumbawa Dilepasliarkan

SUMBAWA- Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah meminta lalulintas hewan dan produk hewan dapat diperketat.
Karena lalulintas keluar masuk hewan dan produk hewan di Kabupaten Sumbawa sangat intens, terlebih menjelang masuknya bulan ramadhan.

“Pada bulan Februari 2023 sebanyak 36.984 hewan dan lebih dari 262 ton produk hewan masuk ke Pulau Sumbawa, sementara itu terdapat sebanyak 36.776 hewan dan 7 ton produk yang keluar ke Kabupaten Sumbawa,” demikian disampaikan Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M. ketika membuka Rapat Koordinasi lalulintas Hewan dan Produk Hewan di Pulau Sumbawa, di lantai 3 kantor bupati.

Tingginya lalu lintas keluar masuk hewan di kabupaten Sumbawa, menurut Bupati tentu sejalan dengan tingginya risiko hewan-hewan tersebut terjangkit berbagai penyakit.

Pada tahun 2022, tercatat lebih dari 14.000 kasus hewan teridentifikasi penyakit, yang didominasi oleh penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Oleh karena itu, melalui rapat koordinasi ini saya berharap upaya-upaya penanggulangan penyakit pada hewan semakin gencar dilakukan, salah satunya dengan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap hewan yang keluar dan masuk kabupaten sumbawa,”pinta Bupati.

“Amati dan identifikasi hewan yang masuk dan keluar secara cepat untuk memastikan ada atau tidaknya suatu penyakit,” tegasnya.

Ia juga berharap melalui rakor ini dapat merumuskan langkah-langkah taktis, sehingga upaya penanggulangan hama penyebab penyakit pada hewan benar-benar dapat berjalan secara maksimal. (Im)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!