HomeSosial

Kelompok Nelayan dan Ibu-ibu Terima Bantuan

Kelompok Nelayan dan Ibu-ibu Terima Bantuan

Bantuan Segera Diantar ke Batu Bangka
Bulog Sumbawa Tuntaskan Penyaluran Pelengkap BB PPKM 2021
Polsek Labuhan Berikan Bantuan di Panti Jompo

SUMBAWA- Anggota DPRD Sumbawa H. Salman Alfarizi membantu merealisasikan kebutuhan kelompok nelayan di Dusun Labu Bua Desa Pukat Kecamatan Utan.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini membantu merealisasikan Fishfinder, Cool Box, Rumpun hingga Mesin Ketinting yang anggarannya diperjuangkan melalu pokok pikiran (pokir) dewan.
Bantuan ini diserahkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa selaku dinas teknis. Penyerahan bantuan disaksikan langsung H. Salman didampingi Kepala DKP Sumbawa Ir. Dirmawan.
Di hadapan kelompok nelayan, H. Salman berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan para nelayan di wilayah setempat.

“Insya Allah, kami akan terus perjuangkan kebutuhan bapak ibu. Ini sudah menjadi tugas kami selaku wakil bapak ibu,” komit politisi muda ini.

Selain bantuan untuk kelompok nelayan, juga ada bantuan untuk kelopok ibu-ibu. Bantaunnya berupa alat prasmanan komplit. Nilai bantuannya sekitar Rp 30 juta.

Sementara itu, Kepala DKP Sumbawa Ir. Dirmawan juga menyampaikan kesyukurannya atas bantuan yang diberikan H. Salman. Bantuan ini tentunya akan berdampak bagi pendapatan nelayan. Khususnya di masa pandemi ini.

“Alhamdulillah bantuan dari aspirasi Pak Haji Salman sudah kami serahkan. Terimakasih pak Haji Salman sudah membantu merealisasikan kebutuhan nelayan kita,”ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, kelompok nelayan kembali mengusulkan perbaikan sekaligus pembangunan sejumlah infrastruktur perikanan. Usulan ini disampaikan langsung kepada Kadis Kelautan dan Perikanan.
Antara lain usulan kelompok nelayan setempat, perbaikan dermaga Labu Buah, .Pabrik Es, Pom mini solar untuk nelayan. Termasuk mengusulkan normalisasi pintu masuk dermaga karena terjadi pendangkalan.
Usulan ini langsung direspon Kadis Dirmawan. Pria ramah ini berjanji, bahkan sudah menganggarkan Rp 300 juta di anggaran APBD 2022 untuk perbaikan dermaga.
Untuk Pabrik Es dengan kapasitas produksi 1.5 ton, dipersilakan kepada kelompok nelayan untuk membuat proposal dengan syarat melengkapi administrasi kelompok, berbadan hukum dan ada kartu nelayan.
Demikian pula untuk Pom Mini. Kelompok nelayan dipersilakan mengajukan izin rekom ke Dinas Perikanan untuk diproses kelanjutannya.
Adapun untuk usulan normalisasi pintu masuk dermaga, pihak DKP juga memberikan dukungan. Karena nanti anggarannya bisa disupport melalui H. Salaman. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0