HomePemerintahan

Tembus Pasar Kerja Industri, 48 Pemuda Sumbawa Digembleng Keahlian Khusus di BLK

Tembus Pasar Kerja Industri, 48 Pemuda Sumbawa Digembleng Keahlian Khusus di BLK

Pelaku Kabur, Aparat Hanya Temukan Gelondong Kayu
Pemda Sumbawa Tegaskan Komitmen Dukung Atlet dan Insan Berprestasi
Bupati Jarot Pastikan Sekolah Rakyat Menjadi Solusi untuk Pendidikan Anak Kurang Mampu

SUMBAWA (16 Juli 2026)— Tantangan dunia kerja yang makin kompetitif direspon serius oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Sadar bahwa ijazah akademis saja tidak lagi cukup, Pemkab Sumbawa kini fokus memperkuat kompetensi nyata anak muda lokal agar mampu bersaing di industri skala besar.
Langkah konkret ini terlihat saat Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi di Aula UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa pada Kamis (16/7/2026).
Lantas, apa saja strategi yang disiapkan Pemkab Sumbawa untuk menjembatani generasi muda dengan dunia industri?
Pertama, Fokus pada Keahlian Spesifik yang Tinggi Peminat. Pada gelombang ini, BLK Sumbawa membuka tiga kejuruan taktis yang sangat dibutuhkan industri saat ini: Teknisi AC Residential, Pipe Welder SMAW 6G Uphill/HLO-45 (Pengelasan spesialisasi tinggi), Operator Track Excavator (Alat berat).

Sebanyak 48 peserta yang lolos seleksi ketat dari total 200 pendaftar akan digembleng secara intensif. Ke depan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) juga sudah menyiapkan pelatihan lanjutan di bidang barista, desain grafis, instalasi listrik, hingga mekanik.

Kedua, Sertifikasi Nasional (BNSP) Gratis. Salah satu kendala terbesar pencari kerja lokal adalah mahalnya biaya sertifikasi profesi. Menjawab masalah ini, seluruh peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan sertifikat dari BLK, tetapi juga Sertifikat Kompetensi BNSP secara gratis yang dibiayai penuh oleh pemerintah. Sertifikat ini menjadi “paspor” penting karena diakui secara nasional oleh industri besar.

Ketiga, upgrade Fasilitas BLK dan Gandeng Raksasa Industri. Pemkab Sumbawa menyadari bahwa fasilitas pelatihan harus sejalan dengan teknologi industri modern. Oleh karena itu, Bupati Syarafuddin Jarot mengungkapkan rencana strategis untuk memperkuat kapasitas UPT BLK Sumbawa lewat kerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Sinergi dengan korporasi besar ini diharapkan dapat menyinkronkan materi pelatihan dengan standar operasional yang dibutuhkan di lapangan, sekaligus membuka jalur penyerapan tenaga kerja yang lebih luas.

“Dunia industri saat ini tidak hanya membutuhkan selembar ijazah. Mereka mencari keterampilan konkret, sertifikasi resmi, serta karakter dan etos kerja yang kuat,” tegas Bupati Jarot di hadapan para peserta.

Ia berpesan agar kesempatan langka ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dengan bekal keahlian dan sertifikat nasional di tangan, para pemuda Sumbawa diharapkan tidak hanya siap melamar di perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga berani merintis usaha mandiri yang membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.(IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: