Sumbawa Barat (8 Juli 2026) Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat telah mencetuskan berbagai inovasi untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satu inovasi tersebut adalah Car Free Night, sebuah terobosan yang digagas untuk membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini akan dipusatkan di Alun-Alun Kota Taliwang, ibu kota pusat pemerintahan Sumbawa Barat, dan akan direalisasikan dalam waktu dekat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, drh. Hairul, menjelaskan bahwa Car Free Night tidak hanya berfungsi sebagai wadah bagi pelaku usaha rumahan untuk menampilkan dan mempromosikan produk yang dihasilkan, tetapi juga sebagai ruang ekspresi bagi masyarakat untuk menampilkan keterampilan seni dan budaya. Hal ini dikarenakan Car Free Night juga akan menyajikan hiburan rakyat tradisional setiap akhir pekan.
“Selain sebagai wadah untuk menggerakkan ekonomi lokal, Car Free Night ini juga merupakan upaya melestarikan budaya oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin modern,” ujarnya.
Saat ini, konsep Car Free Night terus dimatangkan dari berbagai aspek, termasuk kesiapan lokasi, pelibatan pelaku usaha, dan rekayasa lalu lintas.
Aspek teknis, menurutnya, sangat penting agar pelaksanaan Car Free Night berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas menuju kawasan Kemutar Telu Center (KTC).
Sekda dengan tegas mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berperan aktif sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi) dalam menyukseskan rencana ini. Harapannya, ke depan Car Free Night tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga mampu menghadirkan ruang publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat dari berbagai aspek, baik ekonomi, sosial, maupun budaya. (IM)


COMMENTS