SUMBAWA (10 November 2025) – Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam menangani kemiskinan melalui berbagai program bantuan sosial. Kepala Dinas Sosial (kadisos) melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Syarifah Ipok menjelaskan bahwa Disos secara konsisten menyalurkan bantuan untuk masyarakat miskin di seluruh Kabupaten Sumbawa, termasuk di Kecamatan Utan yang tercatat sebagai salah satu kantong kemiskinan.
“Kami memastikan masyarakat miskin mendapat perhatian, termasuk di Utan yang memiliki jumlah penduduk dan penerima bantuan sosial terbesar di Sumbawa,” ujar Ipok.
Data Disos mencatat, penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Utan mencapai 2.725 kelompok, penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 3.797 orang, dan penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan (PBI) mencapai 20.159 orang. Sementara itu, jumlah penerima bantuan sosial terendah terdapat di Kecamatan Lantung karena jumlah penduduknya relatif kecil.
Secara keseluruhan, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumbawa mencapai 170.136 kepala keluarga (KK) atau sekitar 529.192 jiwa. Dari jumlah tersebut, masyarakat yang berada dalam desil 1 kemiskinan ekstrem berjumlah 19.087 KK atau 64.063 jiwa, dan tetap menjadi perhatian khusus Disos.
Ipok menegaskan, Disos terus menyiapkan program-program sosial, baik dari APBN maupun APBD, seperti PKH, BPNT, PBI, BLT, dan bantuan sosial lainnya, untuk mendukung masyarakat miskin agar bisa keluar dari garis kemiskinan.
“Semua masyarakat miskin, termasuk pendatang di Utan, telah ter-cover bantuan sosial. Kami berharap mereka dapat lebih mandiri dan keluar dari kategori miskin melalui program-program yang disiapkan pemerintah,” tuturnya.
Disos Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus memonitor dan memberikan atensi khusus kepada seluruh penerima bantuan sosial di wilayahnya, memastikan setiap program tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (IM)


COMMENTS