SUMBAWA (8 November 2025)- Upaya menutupi kekurangan tenaga dokter di Kabupaten Sumbawa terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dikes). Kepala Dikes, Syarif Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya baru saja menggelar pertemuan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas strategi menarik minat dokter baru agar bersedia bertugas di Sumbawa.
“Kemarin dan hari ini kami sudah mengundang beberapa OPD untuk membahas kekurangan tenaga dokter dan menyusun strategi supaya dokter umum yang baru lulus mau dan berminat datang ke Sumbawa,” kata Syarif, Jumat (8/11).
Ia menjelaskan, diskusi tersebut melibatkan berbagai pihak karena persoalan kekurangan dokter tidak hanya menjadi tanggung jawab Dikes. Dukungan dari OPD lain, terutama dalam hal penyediaan fasilitas, insentif, dan lingkungan kerja yang layak, sangat dibutuhkan agar para tenaga medis merasa nyaman bertugas di daerah.
“Kalau kita ingin menarik dokter muda ke Sumbawa, kita harus menyiapkan kondisi yang mendukung. Baik dari sisi perumahan dinas, sarana kerja, maupun tunjangan. Kalau mereka merasa dihargai dan difasilitasi, tentu akan lebih banyak yang mau datang,” ujar Syarif.
Selain itu, Dikes juga tengah mengevaluasi pola penempatan tenaga medis yang sudah ada. Menurut Syarif, masih ada kecamatan yang dokter Puskesmasnya hanya satu orang, sehingga pelayanan menjadi tidak maksimal. “Kita sedang rancang agar minimal dua dokter di setiap Puskesmas. Kalau satu orang izin atau cuti, pelayanan tetap berjalan,” katanya.
Ia menambahkan, Dikes juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan perguruan tinggi kedokteran untuk memanfaatkan program penempatan dokter melalui Nusantara Sehat dan dokter internship.
“Selama ini program Nusantara Sehat cukup membantu, tapi sifatnya masih terbatas dan bergantian. Jadi kita perlu solusi jangka panjang,” jelasnya.
Syarif menegaskan, Pemkab Sumbawa berkomitmen memperbaiki sistem pelayanan kesehatan agar masyarakat di semua wilayah, termasuk pelosok, mendapat pelayanan yang sama. “Kita ingin tidak ada lagi daerah yang kesulitan mendapat layanan dokter. Dengan dukungan semua pihak, insyaallah kekurangan tenaga medis ini bisa kita atasi,” tutupnya. (IM)


COMMENTS