HomePemerintahan

Pemkab Sumbawa Terima DAK Kesehatan Rp 11 Miliar, Enam IPAL Puskesmas Sedang Dibangun

Pemkab Sumbawa Terima DAK Kesehatan Rp 11 Miliar, Enam IPAL Puskesmas Sedang Dibangun

Biar Kota Lebih Cantik, Reklame Liar di Sumbawa Bakal Ditertibkan
Membentuk Generasi Literatif Menuju Sumbawa Gemilang Berkeadaban  
Gubernur Roadshow Industrialisasi, Ikhtiar Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

SUMBAWA (28 Julin2025)— Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali mendapat suntikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025 dari Kementerian Kesehatan RI. Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp 11 miliar, salah satunya untuk pembangunan enam unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Puskesmas senilai Rp 4,3 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Junaedi, S.Si., M.Si., A.Pt., mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek-proyek DAK Fisik Kesehatan saat ini berjalan sesuai rencana. “Pembangunan IPAL di enam Puskesmas Kecamatan menggunakan sistem e-catalog dan saat ini sebagian sudah memasuki tahap uji coba,” jelas Haji Jun, sapaan akrabnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/7).

Adapun enam Puskesmas penerima bantuan IPAL ini meliputi: Puskesmas Alas, Moyo Utara, Labangka, Labuan Badas II (Sebotok), Batu Lanteh, dan Lunyuk.

“Dari enam unit IPAL, tiga di antaranya — yakni Puskesmas Moyo Utara, Alas, dan Labangka — telah rampung dan tengah menjalani tahap uji coba. Sementara tiga lainnya masih dalam proses pembangunan, namun tetap on the track sesuai jadwal,” tambahnya.

Ia optimis seluruh pengerjaan fisik akan tuntas tepat waktu, terutama setelah pekerjaan sipil selesai dan material pabrikan terpasang sepenuhnya.

Selain pembangunan IPAL, DAK Fisik Kesehatan 2025 juga dialokasikan untuk pembangunan enam unit Puskesmas Pembantu (Pustu) baru, rehabilitasi berat tujuh unit Pustu, serta pengadaan dua unit mobil ambulans yang telah diserahkan ke Puskesmas Ropang dan Orong Telu. “Pengadaan ambulans ini penting untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah terpencil,” tandasnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, terutama di daerah pelosok dan kecamatan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur kesehatan dasar. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: