SUMBAWA (26 Juni 2025)– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis pada merit system dan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, dalam rapat paripurna DPRD Sumbawa yang digelar belum lama ini.
Menurut Wakil Bupati, Pemerintah Daerah menyambut baik catatan dan dorongan dari berbagai pihak terkait pentingnya penerapan sistem pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Untuk itu, Pemkab Sumbawa terus berkomitmen membenahi sistem penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berorientasi pada kompetensi, integritas, serta kesesuaian dengan visi dan misi pembangunan daerah.
“Kita tidak lagi bisa menempatkan ASN hanya berdasarkan pertimbangan administratif semata. Yang dibutuhkan saat ini adalah sistem yang menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat, demi pencapaian kinerja optimal,” ujar Wabup Ansori.
Selain perbaikan sistem penempatan ASN, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menekankan pentingnya penguatan mekanisme kerja terpadu antar lembaga.
Sinergi dan koordinasi yang solid, kata Wabup, menjadi kunci untuk menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap berbagai tantangan pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Pemerintah juga tengah mendorong reformasi birokrasi agar lebih adaptif terhadap perubahan, termasuk digitalisasi layanan publik serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Wakil Bupati berharap, upaya ini mendapat dukungan dari seluruh stakeholder, baik legislatif, eksekutif, maupun masyarakat, agar transformasi birokrasi dapat berjalan dengan efektif dan berkelanjutan.
Pemkab Sumbawa optimis mampu menciptakan pemerintahan yang profesional, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.(IM)


COMMENTS