SUMBAWA- Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menekankan pentingnya digitalisasi di pemerintahan.
“Kalau sudah digital, maka harusnya paperless. Anggaran untuk kertas, tinta, dan sebagainya harus bisa dipangkas,” katanya dalam apel perdana, Senin (3 Maret 2025) di Kantor Bupati Sumbawa.
Ia menegaskan bahwa digitalisasi di sektor pemerintahan harus segera diterapkan guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Lebih lanjut, Bupati H. Jarot menekankan pentingnya swasembada pangan dan energi agar Indonesia menjadi lebih kuat secara ekonomi. “Kalau kita sudah swasembada, maka kita tidak bisa diganggu lagi secara ekonomi. Sumbawa harus ikut ambil bagian dalam misi besar ini,” ujarnya.
Sebelum melaksanakan Apel, Bupati H.Jarot telah lebih dulu melakukan inspeksi ke seluruh ruangan di lingkungan Kantor Bupati Sumbawa. Ia masih menemukan kondisi yang kurang tertata. “Ada kardus berserakan, ada puntung rokok di mana-mana. Kantor Bupati harus menjadi contoh kebersihan. Kita harus mulai dari lingkungan kerja kita sendiri,” tegasnya.
Dalam arahannya, Bupati H. Jarot juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan ketakwaan di Bulan Suci Ramadhan ini serta membangun toleransi antar umat beragama. “Kita bisa kuat dan bersatu jika saling menghormati. Jangan sampai perbedaan justru meruntuhkan kebersamaan kita,” pesannya.
Apel pagi ini menjadi momentum awal bagi Bupati H. Jarot dan Wabup H. Ansori untuk membawa perubahan di Sumbawa. Dengan semangat reset dan percepatan kinerja, ia menegaskan bahwa pemerintahan yang efektif dan efisien harus segera diwujudkan. “Mari kita bersama-sama bekerja, beradaptasi, dan berinovasi untuk Sumbawa yang unggul, maju dan sejahtera!” tutupnya.(IM)


COMMENTS