Dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Pjs. Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy, perwakilan Camat yakni Camat Moyo Hulu mengungkapkan sejumlah kendala yang mengganggu pelayanan publik, terutama dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Camat menyatakan bahwa sering terjadi ketidaksinkronan antara aplikasi pembayaran dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), yang berdampak pada proses administrasi pajak di wilayahnya.
Selain isu PBB, Camat juga menyoroti permasalahan pendirian gereja di Kelurahan Brang biji. Hal ini menciptakan ketegangan di antara warga dan memerlukan perhatian khusus dari pemerintah untuk menciptakan solusi yang berkeadilan bagi semua pihak. Camat menekankan pentingnya dialog antara pemangku kepentingan untuk meredakan potensi konflik.
Di sisi lain, layanan PDAM di beberapa kelurahan juga menjadi sorotan. Banyak warga yang mengeluhkan pasokan air yang tidak lancar, yang menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat. Pjs. Bupati menginstruksikan dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem distribusi air agar kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Tak kalah penting, isu tawuran antar sekolah di wilayah kota menjadi perhatian serius. Dr. Najamuddin Amy mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Sekolah untuk mengatasi masalah bullying dan tawuran di kalangan pelajar. Satgas ini diharapkan dapat menciptakan suasana aman di lingkungan sekolah dan mencegah potensi konflik di masa mendatang.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk setiap permasalahan yang dihadapi, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga ketenteraman masyarakat di Sumbawa.(IM)


COMMENTS