SUMBAWA – Menanggapi pandangan umum dari Fraksi Partai Nasdem mengenai alokasi SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) sebesar Rp. 5 miliar, pihak pemerintah daerah menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan prediksi fleksibel yang dimaksudkan untuk menutupi defisit APBD tahun 2025.
“Angka pastinya akan diketahui setelah laporan keuangan pemerintah daerah per 31 Desember 2024 selesai diaudit oleh BPK RI,” kata Bupati dalam jawaban tertulisnya atas pandangan Fraksi-fraksi DPRD Sumbawa terkait APBD 2025 dalam paripurna DPRD Sumbawa, Senin (12/8/24).
Selain itu, penyertaan modal sebesar Rp. 3,71 miliar kepada PD. BPR NTB bersumber dari dana hibah UPLAND.
Dana ini akan digunakan untuk pembiayaan kredit kepada petani bawang merah, sebagai bagian dari upaya mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut. (IM)


COMMENTS