SUMBAWA BARAT,intanmedia.com – Momentun safari ramadhan rombongan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat, dimanfaatkan oleh bupati H.Musyafirin mensosialisikan program pembangunan yang di laksanakan tahun 2024.
Seperti halnya di Kecamatan Seteluk rencana pembangunan jalan alternatif yang akan menghubungkan Desa Senayan – Desa Lumusung,
Disampaikan bupati saat safari ramadhan di Masjid Baburrahman Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, jalan alternatif tersebut akan dikerjakan tahun anggaran 2024 dan segera dilakukan tender proyek.
Namun Bupati berharap rencana pembangunan jalan tersebut, perlu dukungan semua lapisan masyarakat. Utamanya, pemilik lahan yang akan terkena pembebasan lahan. Terhadap lahan yang akan dibebasakan, akan dilakukan ganti rugi secara profesional. Sebab yang melakukan penilaian untuk menentukan harga pembebasan, bukan pemerintah. Melainkan tin independen yaitu, tim aperisal. Tim ini bukan dari pemerintah. Namun dipercaya oleh pemerintah untuk melakukan penilaian harga tanah secara profesional.
Dengan dibangunnya jalan alternatif ini, akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Sebab, jalan tersebut nantinya, bisa dimanfaatkan untuk akses jalan pertanian yang selama menjadi kendala pemilik lahan sekitar mengangkut hasil pertanian. Selain itu juga dengan adanya akses jalan, tidak menutup kemungkinan akan ada pemukiman baru disekitar jalan alternatif tersebut. Termasuk memudahkan akses jalan untuk kantor desa, desa pemekaran Seteluk Rea yang saat ini terus berproses ditetapkan desa devinitif.
Di kesempatan tersebut, bupati yang akan berakhir masa jabatan akhir tahun 2024, bagi petani yang mengalami gagal tanam dan gagal panen musim tanam tahun ini, karena cuaca ekstrem pengaruh rl Nino, tabah dengan kondisi alam tahun ini yang kurang mendukung .
Dan pemerintah katanya, tengah berupaya dengan sejumlah kebijakan yang akan digulirkan untuk membantu warga yang terdampak. Hal penting yang terus dodorong, mengupayakan pemenuhan sarana dan prasarana pendukung pertanian. Utamanya lahan pertanian yang masih tadah hujan.
‘’Kita upayakan ke depan, lahan produktif yang ada saat ini, tersedia sarana pendukung ketersedian air untuk mengairi lahan pertanian.
Pun demikian, Pemda Sumbawa Barat berharap pembangunan saluran jaringan irigasi Bintang Bano maupun saluran irigasi sejumlah Daerah Irigasi (DI)) Kalimantan I dan II segera selesai, agar petani bisa melakukan tanam. Utamanya lahan pertanian yang masuk DI bisa tanam normal kembali tiga kali tanam satu tahun, seperti beberapa tahun lalu.
Selain itu momentum safari ramadhan, bupati menyerahkan sejumlan bantuan. Seperti bantuan masjid, Lansia dan yayasan serta bantuan bagi masyarakat miskin.
Ikut rombongan safari ramdhan Wakil Bupati Fud Syaifuddin, Sekda H. Amar Nurmansyah dan sejumlah pejabat eselon II dan. Turut dalam rombongan safari ramadhan Forkopimda. (IM)
Newer Post
Dikes Catat 93 Kasus DBD hingga Maret 

COMMENTS