HomePemerintahan

Listrik Wilayah Lenangguar Sering Padam, Komitmen Pelayanan PLN Dipertanyakan

Listrik Wilayah Lenangguar Sering Padam, Komitmen Pelayanan PLN Dipertanyakan

Wabup: “Jangan Sampai Retribusi sudah Dipungut dari Masyarakat, Tapi Tak Masuk Kas Daerah”
Minta Pusat Tak Impor Jagung, Bupati : Agar Petani Sumbawa Menikmati Harga yang Lebih Baik
Lulus SKD, Ini Informasi Tes SKB

SUMBAWA – Listrik di Desa Lenangguar Kecamatan Lenangguar hampir setiap hari padam. Kondisi ini terkesan dibiarkan. Karena belum ada solusi sampai hari ini. Itu keluhan Zulkarnain, warga Lenangguar.

Kata dia, kondisi Listrik yang memprihatinkan di wilayah Selatan ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama. Meskipun bagian humas PLN yang selalu komunikatif menyampaikan informasi dan kendala yang terjadi yang menyebabkan pemadaman. Namun bagi warga, hal itu bukan sebuah Solusi. Warga membutuhkan hasil kerja nyata pihak PLN dalam menangani persoalan yang sudah sejak lama ini. Apalagi pada musim penghujan seperti sekarang ini. Mustinya menjadi tantangan dan perhatian bagi pihak PLN. Termasuk melakukan berbagai langkah antisipasi di lapangan.

“Mestinya pihak PLN segera memberikan Solusi. Bukan hanya sekedar menyampaikan kendala yang terjadi. Pohon tumbang selalu menjadi alasan klasik,” tandasnya.

Terkait hal ini, pihak PLN UP3 Sumbawa memberikan klarifikasi. Asisten Manager dan Keuangan dan Umum UP3 Sumbawa, Mandala didampingi Team Leader Pemeliharaan Jaringan, Nanda mangklaim PLN sudah mengoptimalkan pemeliharaan di wilayah setempat.

“Untuk Wilayah selatan yang arah Semamung dan Lenangguar memang ada kejadian. Terkait kondisi cuaca yang pertama. Sebenarnya kalau kondisi cuaca misalnya hujan angin di wilayah kota cukup aman. Cuma di wilayah ke arah Lenangguar banyak titik hutan lindungnya. Jadi masih kita usahan untuk lebih lagi menjaga keandalannya,” katanya.

“Cuma biasanya yang paling utama pohon sama binatang. Kalau hujan angin sering jatuh dan rubuh,” tambahnya.

Diakui, pihaknya sudah berkomunikasi dengan dinas kehutanan. Karena memang untuk beberapa pohon yang membutuhkan izin dari pihak dinas untuk melakukan pemangkasan.

“Itu yang mungkin tidak bisa kita pangkas sesuai dengan komunikasi izin kita sesuai dengan kondisi jarak aman kita,” terangnya.

Rawannya gangguan di wilayah tersebut katanya, juga karena jalurnya masih radial. Masih satu sumber yang mensuplai. Sehingga begitu ada gangguan di titik tersebut dampaknya cukup lumayan.

“Kondisi ini Sering terjadi di Kecamatan Lenangguar dan Orong Telu. Itu memang tantangan kami ada dua lokasi hutan lindung. Dampak pohon tumbang dan dahan berpengaruh terhadap suplai listrik,” imbuhnya landai. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: