HomeSumbawa

Optimalkan Peran Jumantik Sekolah, Dikes Sumbawa Sosialisasi Pencegahan DBD di Unter Iwes

Optimalkan Peran Jumantik Sekolah, Dikes Sumbawa Sosialisasi Pencegahan DBD di Unter Iwes

Kepemimpinan Daerah
Jadwal Pemadaman Listrik, Senin 11 Oktober 2021
Sumbawa Petakan Desa Prioritas Percepat Penuntasan Stunting

SUMBAWA (1 April 2026)– Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Hj. Nur Atika, S.ST., M.M.Inov., belum lama ini memimpin langsung tim kerja dari Bidang Kesehatan Masyarakat dan Bidang P3PL untuk melaksanakan sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di SDN Sering, Kecamatan Unter Iwes.

Didampingi tim dari Puskesmas Unter Iwes, aksi lapangan ini diawali dengan koordinasi bersama tenaga pendidik, yang kemudian dilanjutkan dengan survei jentik secara menyeluruh. Dikes memastikan bahwa protokol Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) telah dijalankan dengan benar di lingkungan sekolah.

Dalam edukasinya, Hj. Nur Atika menekankan pentingnya penerapan strategi 3M+ secara konsisten. Tidak hanya menguras dan menutup penampungan air, siswa juga diajak aktif mendaur ulang barang bekas serta melakukan langkah proteksi diri, seperti menggunakan lotion anti nyamuk, memelihara tanaman pengusir nyamuk, hingga menjaga kebersihan saluran air.

“Kami meminta pihak sekolah untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan hingga ke sudut-sudut yang sering luput dari pantauan, seperti area kantin, tempat wudhu, dan saluran air. Ini adalah upaya kita bersama agar nyamuk Aedes aegypti tidak memiliki ruang untuk berkembang biak,” tegas Hj. Tika di sela-sela diskusi.

Ia juga berharap SDN Sering, yang memiliki rekam jejak sebagai Juara 3 Sekolah Sehat tingkat Nasional, dapat terus mempertahankan standar kebersihan dan keasrian lingkungannya sebagai percontohan bagi sekolah lain di Nusa Tenggara Barat.

Melalui kegiatan ini, para siswa berkomitmen untuk menjadi Juru Pemantau Jentik (Jumantik) mandiri, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing. Langkah proaktif Dikes Sumbawa ini diharapkan dapat menekan angka risiko DBD di musim hujan melalui sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat.(IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: