SUMBAWA- Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Zohran, SH, melaksanakan agenda Reses I Tahun 2026 Selasa 10 Februari 2026 guna menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) nya. Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan pengejawantahan dari Peraturan Tata Tertib DPRD yang mewajibkan setiap wakil rakyat menghimpun keinginan konstituen secara langsung.
Dalam pemaparannya, H. Zohran menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menyukseskan program unggulan daerah, terutama proyek berskala Multi-years dan Peternakan Ayam Terintegrasi serta program unggulan pemerintahan Jarot Ansori.
“Program besar seperti peternakan terintegrasi ini adalah masa depan ekonomi kita. Saya berharap masyarakat memberikan dukungan penuh. Jangan sampai ada kendala di lapangan, karena jika ini sukses, manfaat ekonominya akan kembali ke rakyat,” tegas politisi Nasdem tersebut.
Sesi diskusi berlangsung produktif dengan mengemukanya berbagai persoalan mendesak dari beberapa titik wilayah diantaranya sektor Pendidikan di SD Uma Beringin Muncul keluhan terkait macetnya instalasi air di sekolah. Komite sekolah yang enggan membebani wali murid berharap adanya bantuan pengadaan tandon dan mesin air (estimasi Rp4-5 juta).
Di bidang Infrastruktur & Penerangan jalan, Warga Gg Hijrah II (Rudi Santoso) mengharapkan perbaikan akses jalan berupa aspal serta pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di depan TPQ.
Disela kesempatan itu Bapak Gede menyampaikan apresiasi atas bantuan TPQ yang sudah terealisasi, sembari mengusulkan dana renovasi mushallah Rp10 juta, bantuan cat, serta pengadaan alat penggali kubur (Jack Hammer) dan 100 kursi untuk keperluan warga.
Di Pemberdayaan Perempuan. Muncul aspirasi khusus terkait bantuan modal atau alat usaha bagi UMKM para janda guna meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
Merespons tumpukan aspirasi tersebut, H. Zohran menyatakan akan segera mengambil langkah taktis melalui berbagai kanal penganggaran, termasuk melalui program pemberdayaan masyarakat (PPM) yang tersedia.
“Beberapa usulan yang bersifat mendesak akan kami upayakan melalui langkah taktis, misalnya melalui skema PPM (Program Pemberdayaan Masyarakat) atau Pokir. Namun, saya juga menitipkan pesan: jika fasilitas pemerintah sudah kita bangun atau berikan, mari kita jaga bersama agar manfaatnya panjang,” pungkasnya. (IM)


COMMENTS