SUMBAWA ( 23 Januari 2026) – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Sumbawa, Pemerintah Daerah menggelar Tabligh Akbar di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar, Jumat malam. Kegiatan ini menghadirkan penceramah nasional, KH. Ahmad Nurul Huda Haem, yang akrab disapa Kyai Enha.
Tabligh akbar tersebut dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, para Kepala OPD, Ketua PCNU Sumbawa, serta ratusan masyarakat yang memadati masjid.
Bupati H. Jarot menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semestinya hanya diisi dengan kemeriahan dan seremoni belaka, tetapi harus menjadi ruang refleksi dan perenungan bersama.
“Karena itu, tabligh akbar malam ini kami tempatkan sebagai salah satu inti peringatan HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa. Kami meyakini, pembangunan yang kuat tidak hanya dibangun dengan beton dan aspal, tetapi juga dengan iman, akhlak, dan nilai-nilai ketuhanan,” ujar Bupati.
Menurutnya, di tengah derasnya perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta arus informasi tanpa batas, masyarakat dihadapkan pada tantangan nilai dan adab yang semakin kompleks. Dalam situasi tersebut, agama bukanlah pelarian, melainkan pegangan hidup.
“Masjid bukan sekadar bangunan, tetapi pusat peradaban. Pengajian bukan hanya rutinitas, tetapi ruang penyadaran. Dan tabligh akbar bukan sekadar acara, melainkan ikhtiar kolektif untuk kembali menguatkan hubungan kita dengan Allah dan sesama manusia,” tambahnya.
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan fisik dan pembangunan spiritual harus berjalan seiring. Ia mengingatkan kembali falsafah hidup masyarakat Sumbawa, Takit Ko Nene Kangila Boat Lenge (takut kepada Allah dan malu berbuat keburukan) sebagai fondasi moral yang harus terus dijaga.
Kyai Enha, secara gais besar dalam ceramahnya mengajak seluruh umat untuk senantiasa bersyukur atas keberkahan Tana’ Samawa. Ia menegaskan bahwa di usia ke-67 tahun, Sumbawa akan senantiasa dilimpahi rahmat apabila ulama, umaro, dan masyarakat berjalan bersama dalam ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kyai Enha juga turut berdoa memohon keberkahan, kemakmuran, dan kedamaian bagi Kabupaten Sumbawa agar terus menjadi daerah yang teduh, rukun, dan diberkahi di usianya yang ke-67 tahun.(IM)


COMMENTS