HomeKSB

Petani KSB Sambut Baik Program PAT Padi

Petani KSB Sambut Baik Program PAT Padi

Pastikan Pemanfaatan Ruang, DPUPR Susun dan Revisi RDTR
Polres Sumbawa Barat Terus Distribusikan Air Bersih
Kapal Pemasangan Pipa Tailing AMNT Terdampar di Pantai Swiss

SUMBAWA BARAT,intanmedia.com- Kementerian Pertanian telah menggulirkan program pompanisasi di seluruh wilayah Indonesia. Tidak terkecuali Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Program mendukung Perluasan Area Tanam (PAT) padi di lahan tadah hujan disambut baik oleh masyarakat petani.

Kepala Dinas Pertanian Muhamad Saleh menjelaskan, program ini merupakan upaya pemerintah menjaga ketersedian stok pangan dalam negeri tetap stabil dan terpenuhi, akibat pengaruh fenomena El Nino yang berdampak mengalami kekeringan berkepanjangan yang dialami seluruh belahan dunia. Sehingga tidak memungkinkan pemerintah melakukan impor bahan pangan. Utamanya, beras dari negara lain.

Fenomena El Nino mulai berdampak musim tanam tahun ini, sejumlah wilayah di indonesia mengalami gagal tanam dan gagal panen mengakibatkan, hasil produksi gabah dan bahan pangan jenis lainnya tahun ini menurun.

Terkait pelaksanaan program ini di Kabupaten Sumbawa Barat, Kementan menargetkan lahan tadah hujan untuk PAT padi sekitar 2249 hektare. Saat ini telah direalisasikan sekitar 224,22 Hektare (Ha). Luas area tanam PAT padi yang mendapat pengawalan langsung Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Babinsa personil KODIM/1628/SB yang dikomandai Satuan Tugas (Satgas) terpadu Distan dan KODIM 1628/SB) akan terus bertambah. Karena sarana penunjang mesin pompa air bantuan pemerintah pusat melalaui Kementan terus disalurkan ke kelompom penerima. Penyalurannya djkawal ketat oleh TNI melalui Babinsa di masing-masing desa di KSB.

Berdasarkan luas target PAT padi lahan tadah hujan yang ditargetkan Kementan l, kebutuhan mesin pompa air program tersebut sekitar 245 unit mesin pompa air 3 inch.

‘’hingga saat ini telah kita salurkan sekitar 26 unit mesin kepada kelompok yang memiliki sumber mata air dan melakukan tanam dan mengairi tanaman padi,’’katanya.

Selain program pompanisasi mendukung PAT padi. Juga diberikan bantuan irigasi perpompaan sekitar 26 unit. Dengan target lahan sekitat 500 Ha.

Saleh biasa pejabat sederhana ini menbahkan, untuk merealisasikan program ini sesuai target yang diharapman Kementan, Pemda Sumbawa Barat berda tim terpadu mendukung dengan mesin pompa eksisting. Baik mesin pompa bantuan Pemda Sumbawa Barat maupun bantuan pemerintah pusat sebelumnya.

Intinya Pemda Sumbawa Barat bersama KODIM 1628/SB akan mengkawal dan melaksanakan program ini secara ketat hingga berhasil sesuai target. Karena jika realisasi PAT padi di seluruh wilayah Indonesia 1 Juta Ha, dari total luas lahan tadah hujan 2 Juta Ha, oleh Kementan dikhawatirkan Indonesia mengalami darurat pangan.

‘’Kita berkomitmen mensukseskan program ini, upaya mengantisipasi terjadi kerawanan pangan, khususnya di KSB,’’ tutup pejabat murah, senyum ini. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!