HomePolitik

Posisi Ketua DPC Demokrat Sumbawa Terancam

Posisi Ketua DPC Demokrat Sumbawa Terancam

Dewan Beri Pendidikan Politik Sejak Dini kepada Siswa SMA
DPRD Sumbawa Terima Kunker DPRD Provinsi NTB
Masyarakat Ropang-Lantung Desak PT. SJR Bangun Akses Jalan

SUMBAWA – Wakil Ketua 1 DPD Demokrat NTB yang membidangi BPOKK Syamsul Fikri mengungkap keprihatinanannya atas capaian DPC Demokrat Sumbawa pada pileg 2024 ini.

Menurutnya selama 20 tahun ia menahkodai Demokrat Sumbawa tidak pernah seterpuruk hari ini. Raihan kursi turun drastis.

“Selama saya pegang Demokrat 20 tahun, saya besarkan partai ini mulai dari 1 kursi kemudian 4 kursi berturut dan terkahir bisa 5 kursi. Namun sekarang turun ke 3 kursi. Ini artinya trust publik turun,” tandasnya.

Karenanya, sebagai orang yang melahirkan dan membesarkan partai Demokrat di Sumbawa maka menurutnya perlu dilakukan pembenahan di struktur DPC.Posisi ketua DPC Demokrat Sumbawa harus dievaluasi. Karena apa yang telah ia bina di Sumbawa sudah hancur.

“Semua orang tentu bertanya ada apa dengan Demokrat. Tapi bagi saya yang lahirkan partai Demokrat di Sumbawa, ini harus diintrospeksi. Harus dilakukan pembenahan di struktur. Mungkin manajemn amburadul, mungkin tidak ada disiplin kader karena pemimpin tidak disiplin dan kebijakan yang keliru,” timpalnya.

Fikri mengakui juga banyak mendengar keluhan dari PAC terkait kepemimpinan ketua DPC.

Prosen evaluasi akan segera dilakukan katanya. Terlebih apabila nantinya ada mosi tidak percaya dari PAC terhadap kepengurusan DPC. Maka DPD bisa melakukan tindakan. Misalnya muscablub, atau menetapkan plt dikala kondisi partai tidak kondusif.

“Caranya mungkin ambil alih dulu oleh DPP melalui DPD. Tapi saya kira Demokrat menjelang pilkada harus melakukan bersih bersih di DPC. Biar nyaman dalam bekerja, berkoalisi, nyaman dalam berikan instruksi dan ambil kebijakan,” pungkasnya.

Ketua DPC Demokrat Sumbawa Budi Kurniawan yang dikonfirmasi siap mengikuti apapun proses yang dilakukan partai. Termasuk apabila akan dilakukan evaluasi kepengurusan.

BK akrabnya disapa menganggap itu sebuah hal yang wajar dalam berorganisasi. Namun dia memastikan sebagai Ketua DPC sudah bekerja maksimal bersama jajaran pengurus. Meskipun capaian tidak sesuai target. Hanya 3 kursi dari target 6 kursi DPRD Kabupaten Sumbawa.

“Tetapi Raihan jumlah suara Demokrat Sumbawa justru meningkat dari sekitar 19 ribu ke 25 ribu,” ungkapnya.

Lalu bagaimana jika sampai mengarah pada pencopotan Ketua DPC? “Kalau memang itu keputusan DPP, saya siap,” kata BK.

Namun di sisi lain, BK mempertanyakan sikap Waka 1 DPRD Demokrat NTB yang dinilai hanya fokus ke DPC Kabupaten Sumbawa. Sementara di NTB ada 10 Kabupaten/kota.

Sejauh ini ia mengakui belum menerima teguran. “Yang jelas kita masih fokus ke pileg, karena belum ada penetapan. Apapun evaluasinya, suara Demokrat Sumbawa meningkat,” imbuhnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: