SUMBAWA- Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa Junaidi menyebut sampai dengan akhir Januari 2024 tedapat 14 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sumbawa. Kemudian bertambah sebanyak 10 kasus baru pada bulan Februari ini.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, maka kasus tahun terjadi penurunan yang cukup drastis.
Kendati demikian, ia mengajak segenap masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Salah satunya dengan menjadi Juru Pemantik Jentik (Jumantik).
“Jadi kami mengajak seluruh masyarakat di setiap rumah tangga ada satu orang menjadi jumanti. Bisa bapaknya, ibunya, atau salah satu dari anaknya untuk menjadi jumantik di rumah tangga kita masing-masing,” katanya.
Aktif menjadi menjadi Jumantik menurutnya dirasa lebih efektif dibandingkan dengan melakukan voging yang hanya membunuh nyamuk dewasa, tapi tidak menghilangkan jentik.
Selain itu, upaya lainnya adalah dengan melakukan gerakan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur).
“Pak bupati telah memberikan surat edaran kepala seluruh camat dan desa serta seluruh perangkat di bawahnya bagaimana agar masing-masing camat untuk mengajak masyarakat melakukan antisipasi terjadinya kasus demam berdarah dengan melakukan upaya-upaya antara lain adalah melakukan gerakan 3M,” jelasnya. (IM)


COMMENTS