HomeKSB

Bupati KSB Terima Dua Penghargaan Nasional

Bupati KSB Terima Dua Penghargaan Nasional

Bupati KSB Penuhi Janji Politik Luncurkan Program Bantuan
Bupati Harap Kantor PN KSB Segera Terwujud
Bupati KSB: Melalui Maulid Nabi Terus Perkuat Keimanan

SUMBAWA BARAT– Berkat kerja keras Bupati dan Wakil Bupati H.W.Musyafirin – Fud Syaifuddin, KSB terus mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Terbaru, kabupaten yang harus berusia 20 tahun ini mendapat penghargaan nasional dari dua kementerian. Yaitu, Kabupaten/Kota Sehat (KKS) atau Swasti Saba dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Tahun 2023 oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dua penghargaan Nasional itu diterima langsung oleh bupati H.W Musyafirin di Jakarta Rabu (28/11).

Penghargaan Nasional itu, penghargaan teristimewa. Karena merupakan kabupaten satu-satunya yang menerima dua penghargaan sekaligus di Provinsi NTB. Dan penghargaan STBM kategori paripurna yang merupakan level tertinggi yang diberikan Kemenkes bagi daerah yang memiliki komitmen dan partisipasi tinggi meningkatkan partisipasi masyarakat di bidang higiene dan sanitasi.

Pada kesempatan itu Bupati Sumbawa Barat menjelaskan, untuk mencapai dan mendapatkan dua penghargaan nasional tidak mudah. Harus melalui proses dan tahapan penilaian yang panjang dan membutuhkan komitmen dan sumber daya yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Dan yang paling utama, dukungan masyarakat KSB secara umum yang telah mendukung pemerintah memajukan KSB dengan sejumlah kebijakan yang telah digulirkan pemerintahan ini hingga mendapat sekaligus dia penghargaan nasipnal.

‘’Atas nama Pemda Sumbawa Barat, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat hingga kabupaten yang sama-sama kita cintai dan banggakan ini bisa diikenal hingga tingkat dunia,’’

Seraya menambahkan semoga ke depan pembangunan semakin meningkat, kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Sebelumnya,menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhajjir Efendi mengatakan, dasar dilaksanakannya kegiatan ini, merupakan kebijakan dari piagam otawa/otawa charter promoting of health. Dalam program ini lima kebijakan yang dilaksanakan. Diantaranya, bidang kesehatan yang mencakup semua kebijakan. Karena itu mensukseskannya menjadi tangung jawab penentu kebijakan disemua tingkatan pemerintahan dari pusat hingga pemerintahan yang paling bawah.

Tentunya kata Muhajir Efendi dengan porsi masing-masing disemua tingkatan pemerintahan di Indonesia.

Sebelumnya., menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, penanganan masalah kesehatan sangat penting. Baik itu di kata dan desa. Sebab jumlah penduduk yang memilih tinggal dan hidup di kota semakin lama, seamkin bertambah. Sekitar 4,4 Milyar dari 8 Milyar penduduk di dunia saat ini memilih hidup dan tinggal di Kota. Diperkirakan tahun 2050 mendatang sekitar 70 persen penduduk di dunia melakukan urbanisasi ke kota. Dengan pola urbanisasi itu, penanganan masalah Kesehatan di desa dan kota harus tepat.

Karena itu, pemerintah daerah, Provinsi dan Kabupaten/Kota mulai dari sekarang menata penanganan masalah Kesehatan dan lingkungan agar masalah lingkungan dan kesehatan di kpta, tidak menjadi problem seiring pola urbanisasi penduduk yang memilih tinggal dan hidup di kota. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: