HomeEkbis

Ini Capaian dan Rencana Bisnis AMMAN ke Depan

Ini Capaian dan Rencana Bisnis AMMAN ke Depan

Lebih dari Sekadar Helm dan Rompi: AMMAN Tanamkan K3 sebagai Gaya Hidup
Merajut Masa Depan Cerah, Wujudkan Sumbawa Barat Sebagai Kabupaten Layak Anak
AMMAN Sampaikan Bela Sungkawa dan Segera Investigasi Penyebab Kecelakaan

MATARAM,intanmedia.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggaran (AMMAN) berkomitmen meningkatkan transparansi operasional tambang batu hijau Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat.
Belum lama ini memaparkan capaian dan rencana bisnis di dihadapan Pemerintah Provinsi NTB. Dalam pertemuan yang di gelar di Mataram, memaparkan perkembangan proyek hingga 2023.
Presiden Direktur AMMAN, Rachmat Makkasau menyampaikan, perkembangan proyek AMMAN belakangan ini cukup signifkan. Utamanya, serapan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk berbagai kegiatan proyek proyek AMMAN sejak tahun 2021, meningkat sekitar 35 persen.
Total pekerja saat ini sekitar 10.000 orang. Sekitar 75 persen pekerja asal NTB.

“Selama satu setengah tahun terakhir, ketika dampak pandemi COVID-19 mulai mereda, kami mulai memacu pengerjaan sejumlah proyek besar, diikuti rekrutmen SDM. Agar berbagai proyek besar yang kami lakukan dapat mengejar timeline yang ditetapkan di awal proyek. Namun, perang Rusia dan Ukraina terjadi, sehingga mobilitas logistik dan SDM kembali terganggu. Tantangan ini menyebabkan target yang telah ditetapkan sebelum masa pandemi tidak dapat tercapai,” jelas Rachmat.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H. Lalu Gita Ariadi, menyatakan, Pemprov NTB terus mendukung keberlanjutan semua usaha besar AMMAN. Karena dengan investasi itu, mampu menyerap ribuan SDM dari NTB.
Selain itu Sekda NTB Mendukung pembangunan pabrik smelter agar rampung sesuai target baru.
“akan ada 10.000 pekerja yang akan kehilangan pekerjaan, jika bisnis operasional AMMAN tidak berlanjut,’’ katanya.
Karenanya, Pemprov NTB dan AMMAN berada dalam kepentingan yang sama, yakni mendorong smelter bisa segera rampung sesuai target baru di tahun 2024, kemudian dapat beroperasi satu tahun setelahnya di tahun 2025.
Meski capaian pekerjaan belum sesuai target awal, karena sejumlah kendala. Namun Pemrov NTB memahami. Sebab kendala yang terjadi bukan kendali AMMAN. sehingga tidak bisa dianggap enteng.

Untuk diketahii, berdasarlan hasil verifikasi pada semester lalu, smelter AMMANmencapai sekitar 47 persen.
Capaian ini didasari perhitungan realisasi anggaran kebutuhan untuk smelter, yang meliputi pembangunan fisik dan juga pembelian peralatan dan mesin untuk operasional.
Hasil verifikasi tiap semester oleh verifikator independen, AMMAN selalu mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk melanjutkan pembangunan smelter. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0