HomeOlahraga

Areta FC Champion Bomber Legend Cup Desa Beru

Areta FC Champion Bomber Legend Cup Desa Beru

Ansori Lepas Sekaligus Support Keberangkatan Atlet Karate DGS
Sirkuit Ekstrim, Ini Hasil Kualifikasi MXGP Samota
Targetkan Emas Porprov, PBSI Sumbawa Biayai Training Atlet di Luar Daerah

SUMBAWA BARAT,Intanmedia.com, perhelatan open tournamen Bomber Legend Cup Desa Beru Kecamatan Brang Rea, Sumbawa Barat ditutup Senin lalu.
Laga puncak sepak bola yang mempertandingkan usia diatas 40 tahun antara Areta FC VS PS. Persisam disaksikan langsung oleh ketua umum ASKAB PSSI Sumbawa Barat H.W Musyafirin didampingi ketua harian ASKAB PSSI Sumbawa Barat Amar Nurmansyah. Sekaligus menutup open tournamen Bombor legend cup oleh ketua umum ASKAB PSSI KSB.
Pada partai final kedua kesebelasan menampilkan permainan terbaik.
Sejak Kick off babak pertama, permainan yang dipertontonkan kedua kesebelasan memberikan hiburan sekitar ratusan pasang mata yang memadati pinggir lapangan sepak bola Desa Beru, Kecamatan Brang Rea.
Jual beli serangan semakin menyemarakan para sporter kedua kesebelasan dan para penonton yang menyaksikan laga final sore itu. Beberapa kali serangan yang dibangun PS. Persisam nyaris membuahkan hasil. Namun, sayang ujuk tombak PS. Persisam, tidak bisa menembus baris pertahanan Areta FC yang dikomandoi nomor pinggung 12, Haris. Meski beberapa mendapat serangan berbahaya, konsentrasi para punggawa Areta FC tidak kendor dan tetap konsisten membangun serangan balik dengan rapi dan apik dengan umpan pendek sentuhan satu dua, beberapa kali barisan pertahanan PS. Persisam cukup kerepotan menghalau serangan yang dibangun Areta FC. Seiring berjalannya menit pertandingan, intensitas permainan barisan pertahanan PS. Persisam meningkat dan pelanggaran dekat area kotak Final tunggal tak terhelakan. Sekitar menit ke 25 babak pertama, barisan pertahanan PS. Persisam melakukan pelanggaran keras tak jauh dari kotak finalti dan wasit memberikan tendangan bebas kepada Areta FC. Nomor punggung 12 Haris sebagai eksekutor. Tendangan melambung yang cukup keras, sekitar 25 meter dari garis gawang, tidak bisa dihalau penjaga gawang PS. Persisam dan membuahkan gol keunggulan Areta FC 1: 0 atas PS. Persisam hingga turun minum.
Pada kick off babak kedua setelah turun minum, PS. persisam Sampir terus menyerang mencoba menyamakan skor. Namun serangan yang dibangun tidak bisa menembus pertahanan kokoh Areta FC. Hingga babak kedua skor tidak berubah dengan keunggulan Areta FC 1 : 0 atas PS. Persisam. Atas keunggulan itu, Areta FC Desa Tapir, Kecamatan seteluk meraih juara 1. Dan berhak mendapat hadiah yang diberikan panitia sebesar Rp. 15.000.000.sedangkan PS. Persisama puas berasa diposisi kedua, berhak atas hadiah sebesar Rp. 10.000.000.
Pada pertandingan sebelumnya memperebut juara 3 & 4, tuan rumah Bomber FC berhasil mengalahkan PS. Persilam Desa Lampok Kecamatan Brang Ene. Sebagai juara 3 Bomber FC berhak atas hadiah sebesar Rp. 7 Juta dan PS. Persilam menjadi juara IV berhak atas hadiah sebesar Rp. 5.000.000.
Selain hadiah menyediakan hadiah yang cukup fantastis bagi club yang juara 1 hingga IV, panitia open tournament Bomber Cup, juga menyediakan hadiah, pemaian terbaik, penjaga terbaik dan bonus bagi tim kebersihan lapangan sepak bola.
Sebelumnya ketua umum ASKAB PSSI H.W Musyafirin yang saat ini menjabat Bupati Sumbawa Barat, mengapresiasi pertandingan sepak bola legend yang semakin digemari para pencinta sepak bola di KSB. Pertandingan ini legend ini, wadah untuk mengisi ruang para pemaian dan mantan pemain sepak bola hebat pada masanya yang saat ini sudah berusia 40 tahun.
Dan yang paling penting, sepak bola legend ini, guna memotivasi generasi penerus dan pencita sepak bola, untuk terus berprestasi membawa nama KSB disemua level pertandingan sepak bola. Apalagi saat ini ada empat klub dari KSB yang berlaga di liga 3 untuk NTB.
Karena itu, diharapkan kepada para pemaian sepak bola legend yang sudah berpengalaman, agar memberikan contoh permainan sepak bola modern bagi generasi saat ini, untuk mengharumkan nama KSB melalui sepak bola disemua level. Karena itu, yang paling penting para pemaian legend, agar tetap menjunjung sportifitas.
Soal menang kalah hal biasa dalam pertandingan. Yang lebih penting melalui pertandingan legend ini, ke depan olahraga sepak bola di KSB melahirkan atlet sepak bola dan club berlaga di level nasional bahkan internasional. ”Semoga sepak bola KSB terus maju dan lebih baik dari saat ini,” harap bupati dia priode ini.
Ikut menyaksikan laga final Areta FC VS PS. Persisam Sampir, ketua DPRD Kaharuddin Umur dan sejumlah pejabat lingkup Sumbawa Barat. Selamat kepada Areta FC juara I open tournament Bomber Cup 2022 (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: