HomePemerintahan

Terintegrasinya Layanan Perlindungan Anak di Kabupaten Sumbawa

Terintegrasinya Layanan Perlindungan Anak di Kabupaten Sumbawa

Bupati Kerahkan Seluruh Perangkat Daerah sebagai Operator PCare
Bappeda dan KOMPAK Gelar Workshop Sinkronisasi
Guru Harus Berkreasi dan Berinovasi

SUMBAWA- Dinas Pengendalian  Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menyelenggarakan “Boat Desa Pedi Tode”, Selasa (21/6) bertempat di Aula Kantor Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara.

Kegiatan ini, merupakan Integrasi Layanan Perlindungan Anak Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Moyo Utara selaku ketua panitia acara, Kades Penyaring, Dinas Dukcapil Sumbawa, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumbawa. Dalam kegiatan ini Badan Amil Zakat Kabupaten Sumbawa membagikan sembako kepada para peserta kegiatan yang bermayoritaskan ibu dan balita.

Bupati Sumbawa yang diwakili Kepala DP2KBP3A Sumbawa Jannatul Falah S.AP. menyampaikan, gerakan sosial masyarakat terhadap generasi emas yakni anak di desa perlu adanya koordinasi antara pihak pemerintah desa dan masyarakat setempat. Sehingga hak anak dapat  terimplementasi dengan maksimal dan efisien.

Disampaikan, sejak Tahun 2019 Program yang serupa telah terlaksana di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah,  dan Kabupaten Lombok Utara. Pada tahun 2022 ini program percepatan Kabupaten Layak Anak resmi di selenggarakan di Kabupaten Sumbawa di beberapa desa sasaran, di antaranya, Desa Penyaring, Desa Klungkung, Desa Pelat dan Desa Alas.

“Dengan adanya program ini, pemerintah berharap keterlibatan aktif warga desa, meningkatkan partisipasi SDM masyarakat daerah terintegrasi, agar kolaborasi lembaga pemerintah dan desa terkait dapat terjalin kerjasama yang aktif demi terwujudnya Kabupaten Sumbawa Layak Anak,” Tutup Bupati Sumbawa. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: