HomePolitik

PKS Sumbawa Mulai Lakukan Penjaringan Bakal Caleg

PKS Sumbawa Mulai Lakukan Penjaringan Bakal Caleg

Sukses Tangani Stunting, Banggar DPRD Apresiasi Kinerja Pemda
Fraksi Nasdem Minta Segera Defenitifkan Kepala BKAD dan Bappeda
DPC PDI-P Sumbawa Bagikan 48 Tumpeng ke Senior Partai dan Masyarakat

Sumbawa-DPD PKS Sumbawa melakukan proses Penjaringan Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD). Mulai dari calon Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Dan DPRD Kabupaten-kota. Penjaringan pada Sabtu (4/12) itu dipusatkan di kantor DPD PKS Sumbawa.

Penjaringan ini kata Ketua DPD PKS Sumbawa, Muhammad Takdir, SE untuk menyerap aspiras dari para kader. Baik yang ada di struktur DPD, DPC hingga dewan pengurus ranting serta para anggota kader pelopor partai.

Dengan adanya penjaringan ini, DPD PKS Sumbawa, ingin menghasilkan caleg yang siap secara mental dan fisik untuk berkompetisi pada 2024.
“Penjaringan dilakukan dua jalur. Internal dan eksternal. Untuk eksternal, nanti akan dibuka ke publik,”kata Takdir.

Ketua Panitia Penjaringan Daerah Hamzan Wadi, S.Pd menjelaskan bahwa salah satu bagian dari tahapan Pemenangan Pemilu dan Pilkada adalah Rekrutmen Jabatan Politik. Tahapan ini dilakukan dengan dua cara. Yaitu melakukan penjaringan dari anggota partai seperti yang dilakukan saat ini. Kemudian penjaringan melalui proses seleksi tingkat kabupaten /kota sampai Pusat.

Syarat menjadi BCAD kata politisi yang dipercaya menjadi sekertaris umum DPD PKS Sumbawa itu, cukup banyak. Yang utama harus memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh peraturan perundang – undangan. Memiliki perilaku dan rekam jejak yang positif di tengah masyarakat. Memiliki loyalitas yang tinggi kepada partai. Kompeten dalam melakukan komunikasi dan negosiasi. Memiliki motivasi kuat sebagai politisi. Mempunyai jaringan massa (networking) yang luas. Serta bersedia mengikuti program peningkatan kapasitas diri yang diselenggarakan oleh partai.

“Tahapan Penjaringan dilakukan pada bulan Desember ini. Dan Insya Allah Januari 2022 kami akan melakukan penyaringan dan terakhir nanti baru ditetapkan,” katanya.

Hasil Penjaringan langsung dilakukan penghitungan suara. Setelah selesai dilakukan rekapitualasi, Panitia Daerah langsung menyerahkan hasil tersebut ke panitia Penjaringan wilayah ( DPW PKS NTB) untuk di bahas pada prose selanjutnya.

“Kamipun berharap ke depan muncul caleg perempuan dan caleg millenial yang nantinya bisa ikut berkompetisi pada Pemilu tahun 2024 mendatang. Tentu dengan memperhatikan semua ketentuan yang ada,” kata ustadz Hamzan, akrab politisi muda berbakat ini disapa. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: