HomeKesehatan

Sumbawa Antisipasi Tambahan Kasus Covid Saat Libur Lebaran

Sumbawa Antisipasi Tambahan Kasus Covid Saat Libur Lebaran

Sumbawa Terus Perkuat Upaya Penanganan Covid-19
Ada Pegawai Positif, BPJS Tutup Layanan Tatap Muka
Pasien Covid Terus Bertambah , Bagaimana Kesiapan Oksigen di Sumbawa ?

SUMBAWA – Menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2021 ini, Pemkab Sumbawa terus melakukan upaya mencegah penyebaran kasus covid-19. Terutama saat libur lebaran nantinya, pemkab setempat mengantisipasi terjadinya perkumpulan yang berpotensi menyebabkan terjadinya lonjakan kasus.
Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, M.M mengakui, pihaknya menyambut baik kebijakan pusat tentang larangan mudik lebaran. Sebab, kebijakan tersebut dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19. “Kita sejalan dengan kebijakan pusat. Karena itu kita menyambut baik larangan mudik dengan harapan bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19. Surat edaran kita juga sudah keluar. Termasuk kita mengadopsi beberapa aturan yang dari atas, kita juga mengatur termasuk tata cara pelaksanaan Idul Fitri nanti. Kita sudah mengatur di surat edaran itu,” ujarnya kepada wartawan.
Diungkapkannya, saat ini jumlah yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Sumbawa mencapai 1.391 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 1.247 dinyatakan sembuh, 86 meninggal, dan 58 masih positif. Terhadap yang positif ada yang dirawat di rumah sakit dan beberapa yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Dengan jumlah yang masih positif ini, diakuinya tidaklah menghawatirkan. Tetapi bukan berarti penerapan protokol kesehatan diabaikan. Sebab, dari data yang ada, saat terjadinya libur panjang ataupun libur hari raya, sering kali terjadi peningkatan kasus. Hal inilah yang harus diwaspadai. “Banyak yang berkumpul berkumpul di obyek wisata dan tempat lainnya kalau libur. Karena itu, kita antisipasi jangan sampai selesai lebaran ngumpul di tempat keramaian. Itu yang kita khawatirkan, Karena data menunjukkan setiap ada libur panjang dan sebagainya sering kali meningkat (kasus red),” bebernya.
Nantinya, jelasnya, tim dari Pol PP dan TNI/Polri juga tetap melakukan patroli dan memantau kegiatan di tempat fasilitas umum. Harapannya semua masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai nantinya dari kegiatan yang dilakukan akan menimbulkan klaster baru. “Kan banyak contoh di negara lain karena sedikit saja abai, maka ada lonjakan kasus. Untuk pelaksanaan Idul Fitri kita sudah mengeluarkan surat edaran. Terkait kerumunan di pusat perbelanjaan ini yang terus ditertibkan. Kita juga terus himbau mereka untuk mengatur. Itu yang terus dipantau. Kita sudah bicarakan tadi dengan Pol PP, dan TNI/Polri,” pungkasnya. (IM/Kerjasama Intan Media Penyebaran Informasi Kesehatan)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: